google.com, pub-7234289879737931, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Showing posts with label Ipphosantosa. Show all posts
Showing posts with label Ipphosantosa. Show all posts

Belajar dari Tukang Siomay ; "Bang, siomaynya 5 ya."

 "Bang, siomaynya 5 ya."


"Baik Mas. Sebentar, Saya ke pasar dulu buat beli bahan-bahannya."


Pernahkah kita membayangkan ketika mau beli siomay, ternyata bahan-bahanya belum ready.


Kalau itu terjadi, pastinya kita balik kanan dan nyari ke pedagang siomay lainnya.


Seorang pedagang siomay keliling, katakanlah dalam sehari ia menyiapkan 200 piring untuk ditawarkan.



Apakah dia yakin akan terjual 200 piring, kenapa tidak piring 100 saja, atau dinaikkan 300 piring misalnya. Darimana datangnya 200?


Ketika memulai, mungkin mencoba 50 piring. Disaat pembeli mulai rame, dinaikkan jadi 100 piring hingga akhirnya menjadi 200 piring dan itu adalah porsi yang ideal untuk saat ini.


Intiya, pedagang siomay harus punya stok ketika mau jualan.


Buat kita yang takut punya stok ketika berjualan, baiknya belajar dengan pedagang siomay.


Tidak ada kepastian akan habis setiap hari.


Tidak ada kepastian bahannya akan bisa digunakan lagi esok hari.


Tidak ada kepastian cuaca yang mendukung berjualan keliling.


Tapi dia pede malam-malam bikin siomay sebanyak yang dia inginkan, dengan harapan selalu laris setiap harinya. Yang dilakukannya cuma berikhtiar.


Itulah yang disebut dengan POTENSI REZEKI.


Yang dilakukannya adalah menggali potensi rezeki yang akan dia dapatkan. Semakin dia keliling menawarkan, semakin besar potensi rezeki yang akan didapatkannya.


Sama halnya dengan yang kita lakukan. kita juga jualan, kita juga punya stok produk yang selalu ditawarkan.


"Kalau ditolak?"


Tugas kita hanya menawarkan, jadi kita perbanyak menawarkan. Ditolak sekali, kita tawarkan ke orang lain 10 kali. Ditolak 10 kali, kita tawarkan ke orang lain 100 kali.


Stok adalah resiko yang bisa berubah menjadi rezeki.


Takut punya stok = takut dengan rezeki.


Takut punya stok = jangan jadi pengusaha.

Share:

Berdo'alah dengan Cara yang Baik

 sebut yang baik-baik

ngomong yang baik-baik

jangan pernah kecilkan Allah

banyak orang berdoa, tapi dia mencancelnya sendiri


contoh...

ya Allah pengin UMROH ya Allah

tapi saya ini belum kerja ya Allah

dia yang berdoa tapi dia juga yang mencancelnya

janganlah kayak gitu...



nabi-nabi itu dalam berdoa..

beri kami rejeki, engkaulah sebaik-baiknya pemberi rejeki

nabi ayyub berdoa, ya Allah saya nih kena penyakit

sembuhkanlah ya Allah, engkau dzat yang maha penyayang


ya Allah saya ini anak petani

saya juga pengin jadi presiden meski tiap hari dibully netizen

ya Allah pengin jadi BOS nich, supir ganti tiap hari

naik gojeck lah tiap hari ganti supir...


kalo antum doa minta rejeki itu mentok

titik gak pake koma...depan multazam, saya bilang...

ya Allah saya minta rejeki ya Allah gak minta duit

minta apa..minta rejeki...

karena duit itu hanya sebagian kecil dari..dari REJEKI


rejeki itu gak mesti duit...

boleh emas batangan, berlian, murtiara...serius nih...

Allah yang punya kuasa, bukan saya yang hebat

sahabatku semua...YOU ARE WHAT YOU SAY

hati-hati kalo ngomong

sebutlah yang baik-baik

ya Allah aku minta rejeki

banyak gapapa yang penting HALAL ya Allah


ya Allah kapan yang punya mobil kayak gini

ya kapan-kapan...ya kapan-kapan lah

ya Allah kapan ya punya rumah sebagus ini

ya kapan-kapan...ya kapan-kapan lah jawabnya


jadi diganti redaksinya...

ya Allah pengin punya ALPARD nih

biar bisa nganter orang tua jalan jalan

biar bisa jemput untuk ngisi kajian

kuatkan alasanmu kenapa harus punya mobil ALPARD

gimana caranya engkau lebih tau ya Allah 

yang baru gapapa second juga boleh ya Allah..pliss ya..


intinya apa...

kalo sudah DOA jangan men-CANCEL doa sen...sendiri...


paham...

Share:

Yaa Allah, terima kasih untuk semua nikmat yang masih Engkau berikan tiada henti.

 Yaa Allah, terima kasih untuk semua nikmat yang masih Engkau berikan tiada henti.

Terima kasih atas ruh yang masih Kau titipkan pada ragaku.
Terima kasih untuk udara pagi yang begitu sejuk pagi ini.
Terima kasih atas cinta yang selalu Engkau berikan.
Terima kasih atas air mata yang telah Engkau cairkan dari hati hamba yang keras ini.

Semoga mulai pagi ini, aku dapat memulai langkah untuk selalu bermanfaat bagi semua umat-Mu.
Semoga Engkau memberkahi perbaikan diri ini yang masih terus aku lakukan.
Aku ingin selalu di dekat-Mu, terus berada di jalan-Mu, dan tegurlah aku jika menyimpang dari jalan-Mu.

Semoga doa-doaku ini, dapat membawaku, orang tuaku, dan juga seluruh saudara-saudara Muslim ku, agar kami dapat berkumpul kembali di syurga-Mu, agar dapat bertetangga dengan Rasul-Mu..

Aamiin ya robbal 'aalamiin.

#Pagipenuhcinta


Share:

GENERASI EMAS (Bag. 2) - IPPHO SANTOSA

 *GENERASI EMAS*

(Bag. 2) 😃😃😃


"Nak...dhuha itu sholatnya berapa rakaat?"


"12 rakaat."


Wuah...bayangkan kita sebagai orang tua nanya ke anak yang usia 7 tahun dan 6 tahun ternyata jawabannua beginian. Keren khan?


Iya, ini adalah buah dari penanaman orang tuanya yang sudah contohin dhuha 12 rakaat, setiap hari, tanpa henti. Jadi si anak tahunya ya 12 rakaat. Apalagi setahun pandemi ini kita lakuin di depan anak-anak kita.


Terima kasih buat The Founder, Mas Ippho yang selalu menggaungkan TTDS ini dimana dhuha salah satunya.



Kalau dhuha aja bisa 12 rakaat, insyaallah sholat wajib yang lainnya jadi mudah.


Dan kebayang anak selalu lihat ayahnya, ibunya demikian. Ya, dhuhanya semangat, ngajinya semangat, tilawahnya semangat, jualannya semangat, temannya banyak amat. Bahkan kadang tiap hari ada aja kiriman mitra kasih hadiah.


Itu contoh nyata di depan mata bagaimana anak akan bangga punya orang tua jadi pengusaha. Next insyaallah anak-anak kita semua juga akan jadi penerus pengusaha seperti kita. Yang lebih sholeh, yang lebih baik lagi. Insyaallah...


Dan...



"Ayah, ayah khan janji, besok mau bangunin buat sholat subuh."


Wuih...gimana kalau anak minta begini?


Gimana hati tidak meleleh.


Di luar sana, banyak orang tua, hati mendidih karena anak diajak sholat nggak mau. Padahal kemarin saya denger Ustad dari Betawi bilang, ajak terus anak sholat itu tanpa henti, jangan berhenti.


Bahkan ada hitungannya.


Kalau anak usia 10 tahun wajib sholat dan sudah baligh. Terus kira-kira usia hidupnya seperti Nabi 63 tahun, maka ada 53 tahun kali 5 kali 365 hari. Total 96.725 kali kita sebagai orang tua ajak anak untuk sholat.


Sudah????


Banyak amat ya???


Ya begitulah. Kita sholat dan ajak anak sholat. Doakan anak mau sholat, sampai akhir hayat.


Bahkan kalau sholat semangat, semua hal mudah semangat. Apalagi jualan, kecil amat. Nanti Allah kasih semangat, kasih kemudahan jualan sampai melesat.


Enak atau enak banget???


Apalagi ini ada lomba azan BP, harusnya disambut Bapak-Bapak dan semua mitra laki-laki dengan semengat gedhe. Segera rekam dan kirimkan. Buktikan sama-sama kita semua syiar adzan. Syiar ajakan kemenangan.


Aamiin!


Bahkan kemarin Habib Nabiel posting di sosial medianya, riuhnya minta ampun banyak orang mau ikutan. Ya, alhamdulillah.


Azan identik kemenangan, menang dunia, menang akhirat. Salah satu indikator menang dunia ya kaya harta. Apalagi kita yang ngakunya orang beriman, harus punya, agar di tangan kita banyak tercipta kebaikan.


Dan kalau begini, ya harus mau usaha, jadi pengusaha. Sudah cocok gabung BP aja yang sudah terbukti mencetak "Banyak Pengusaha".


Kalau sekarang mitra ada ribuan, nanti jadi puluh ribu bahkan jadi ratus ribu.


Kenapa? 


Karena ada generasi emas yang kita hasilkan nanti. Kebayang satu mitra punya anak jumlahnya tiga, empat bahkan lima. Saya dengar juga ada yang sepuluh. Wow😀😀😀


Jadi nanti generasi emas BP akan bertambah quantity-nya jadi tiga, empat, lima bahkan sepuluh kali dari segi jumlah.


Karena semua anaknya pengusaha. Aamiin.


Sekian dulu, esok lanjut lagi😀😀😀

Share:

GENERASI EMAS (Bag. 1) IPPHO SANTOSA

 *GENERASI EMAS*

(Bag. 1)😎😎😎


Ternyata generasi itu telah ada, pernah ada. Mungkin susah diulangi, tapi kita bisa mencoba mencapainya atau minimal mendekati. Amiin!


Ya, generasi sahabat-sahabat Nabi yang gemilang. Begitu yang dipaparkan oleh The Founder, Mas Ippho Santosa.



Namanya generasi ya harus dipersiapkan. Oleh siapa? Orang tua tentunya. Kalau dua-duanya sibuk, nggak ada waktu, bahkan ketemu aja nggak tentu, gimana generasi emas terjadi? Adanya mungkin generasi karat, alias terlambat.


Bersyukur dan beruntung kita di bisnis BP, sudah praktis bisnisnya, hasilnya juga fantastis. Insyaallah dari sini bisa nanti kasih pendidikan yang terbaik buat anak. Sudah gitu nggak makan waktu lama. Mitra yang ibu-ibu bisa spending waktu lama buat anak.


Kebayang dibanding kerja, ibu-ibu harus ninggalin anak berapa lama? Sudah gitu pas pulang adanya lelah. Dipanggil anak dikit bawaannya marah-marah. Apalagi kalau di kantor ada masalah.


Buat mitra yang laki-laki, harusnya bersyukur sekali. Bisnis BP bisa diatur waktunya. Jamaah sholat 5 waktu sama anak insyaallah bisa dan mudah. Dengan jadi pengusaha, waktu lebih leluasa.


Bahkan yang bikin kita semua tercengang, peran ayah ternyata harus besar dalam mendidik anak. Porsinya 14 banding 2. Ya begitulah jumlah percakapan anak-ayah di Quran jauh lebih banyak dibanding anak-ibu.


Kalau memang ayah hadir, anak akan lebih kuat. Buat anak laki-laki dia akan dapat teladan nyata. Buat anak perempuan, dia akan dapat pengayom sempurna.


Semoga mulai hari ini, kita perbaiki hubungan dengan anak-anak kita. Ciptakan generasi emas mulai dari rumah.


Jangan jadikan alasan urus anak itu hambatan di bisnis BP. Bahkan ini adalah ikhtiar langit tersendiri. Coba alokasikan dan berikan waktu buat anak sampai happy, insyaallah mudah jualannya juga nih.


Kalau dipanggil anak, nengoknya sempurna, kalau ngomong sama mitra banyakan, maka ke anak juga bisa seperti itu. Bahkan saya sering anak ikutan tampil zoom. Hehehe...


Sudah dipersiapkan semenjak dini. Bahkan kalau ditanya cita-citanya, "Jadi pengusaha BP." Itu langsung tercetus."


Hehehe...karena saya bilang, kalau jualan BP-nya laris, nanti bisa beli lego, bisa buat bayar sekolah, bisa buat beli buku 3D Dinosaurus yang bagus, dan lain-lain. Doakan ya nak...


"Iya..." begitu jawabnya.


Sekian dulu ya. Insyaallah besok lanjut lagi.

Share:

HARGA TEMAN BOSKU, HARGA MEMBER - INSPIRASI

 #HARGATEMAN pernah digituin? Terus jawabnya gimana? 😃



Contoh ya...

"Bro, ini berapa harganya?"

"Murah kok. Cuma Rp 250 ribu."

"Kasih harga teman dong. Berapa jadinya?"

"Harga teman? Oke deh, Rp 3 juta."

"Harga teman kok tambah mahal?"

"Karena pertemanan itu mahal harganya." 😄

"Yang bener dong. Gue serius mau beli."

"Gue juga serius mau jual. Cuma Rp 250 ribu."

"Mahal amat. Gue mesti jual ginjal dulu." 🤪

"Gak mahal-lah. Rp 250 ribu bisa diminum sebulan. Berarti, sehari cuma Rp 8.000. Murah banget kan?"

"Itu buat dipake sebulan ya? Ada nggak yang lebih murah, yang bisa dipake setahun?"

"Ada. Cuma Rp 120 ribu, bisa dipake setahun."

"Setahun? Boleh tuh. Apa namanya?"

"Kalender!" 😆

Kalau memang teman, mestinya kita mendukung. Beli dengan harga normal. Kalau perlu, kita beli banyak. Biar bisnis teman kita makin maju. Kan seneng punya teman seorang pengusaha.

Ayo support bisnis teman! Kalau bukan kita, siapa lagi? Misal, teman baru buka usaha, terus kita minta gratis atau minta murah, itu sih bukan teman namanya. Jangan-jangan parasit! Atau impostor! 😆

Siaaap support bisnis teman?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#pengusahaindonesia #pengusahaonline #pengusahamuda #pengusaha #bisnisrumahan #bisnisislami #bisnisonline #bisniskekinian #bisnisrumahanhasiljutaan #peluangusaha #kemitraan #motivatorindonesia #motivatorbisnis #motivatormuslim #lunasutang #bebasutang #ipphosantosa #peluangbisnis #mitrausaha #bisnisanakmuda #pinjamanonline #bisnispraktis

Sumber : 

https://www.instagram.com/p/CIy3Ufzl9Sp/?utm_source=ig_web_copy_link



Share:

Hubungi Kami

Popular Posts