google.com, pub-7234289879737931, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Kompak dan Semangatnya Warga Tanjung dalam Program Pipanisasi Sumur BI dan Rumah Zakat

 Ahad, 26 Juni 2022 Relawan Inspirasi melakukan kunjungan Kerja dan Silaturahmi dengan Warga Masyarakat Di Padukuhan Tanjung, Kelurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, Kab. Gunungkidul. 

Yang pada saat itu sedang dilaksanakan kegiatan Gotong Royong Warga untuk Pembuatan tampungan Air dari Sumur Bor, Hasil Wakaf dari BI Religi ( Bank Indonesia) Bersama dengan Rumah Zakat beberapa waktu silam.




Saat ini, untuk menindak lanjuti Pembuatan Sumur Bor BI Religi tersebut maka dibuatkan pipanisasi dan penampungan Air diatas Bukit, dengan tujuan agar bisa menambah  penerima manfaat Sumur Bor BI Religi tersebut.

Gotong Royong Warga Tanjung, dilaksanakan dengan sangat kompak dan semangat, hampir seluruh warga hadir dalam kegiatan tersebut termasuk P. RT dan beberapa tokoh masyarakat.

Pipanisasi cukup jauh, naik bukit yang tinggi, harapanya jika penampungan diatas kedepanya penyaluran air ke warga tidak perlu lagi mesin, hanya cukup menggunakan grafitasi dan sifat alami air yang langsung mengalir kerumah'' warga.

Semangat Gotong Royong dan kekompakan warga bisa dilihat dari poto warga yang sedang memindahkan Torn 5000 liter ke tempat dudukan Torn berikut ini : 







Torn Sebesar itu dipindahkan hanya dengan diangkat manual bersama-sama oleh warga tanjung, Ibarat seperti Semut yang mengangkat makananya..  Kata salah satu warga disaat diskusi bagaimana cara memindahkan Torn tersebut. 

Alhasil beneran diangkat bersama seperti semut yang mengroyok makanan, diangkat bareng'' digotong dan berhasil ditemptkan pada dudukan torn yang telah disiapkan. 

Pekerjaan masih panjang, pemasangan pipa bolak balik dari sumur ke torn dan torn ke jalur utama yang nantinya akan dimanfaatkan ke rumah'' warga. 












Bismillah .. Semua mudah karena Allah. 

Kegiatan ini belum selesai karena memang jaraknya yang jauh, maka akan dilanjutkan pekan depan lagi.

Terima Kasih atas Suport dan do'a dari para Donatur Rumah Zakat terutama Bank Indonesia Teligi.

Ini akan mengukir sejarah panjang di Tanjung, Tegalrejo Gunungkidul.


#SumutBIRELIGI. #RumahZakat. #RelawanInspirasi. 

Share:

Belajar dari Tukang Siomay ; "Bang, siomaynya 5 ya."

 "Bang, siomaynya 5 ya."


"Baik Mas. Sebentar, Saya ke pasar dulu buat beli bahan-bahannya."


Pernahkah kita membayangkan ketika mau beli siomay, ternyata bahan-bahanya belum ready.


Kalau itu terjadi, pastinya kita balik kanan dan nyari ke pedagang siomay lainnya.


Seorang pedagang siomay keliling, katakanlah dalam sehari ia menyiapkan 200 piring untuk ditawarkan.



Apakah dia yakin akan terjual 200 piring, kenapa tidak piring 100 saja, atau dinaikkan 300 piring misalnya. Darimana datangnya 200?


Ketika memulai, mungkin mencoba 50 piring. Disaat pembeli mulai rame, dinaikkan jadi 100 piring hingga akhirnya menjadi 200 piring dan itu adalah porsi yang ideal untuk saat ini.


Intiya, pedagang siomay harus punya stok ketika mau jualan.


Buat kita yang takut punya stok ketika berjualan, baiknya belajar dengan pedagang siomay.


Tidak ada kepastian akan habis setiap hari.


Tidak ada kepastian bahannya akan bisa digunakan lagi esok hari.


Tidak ada kepastian cuaca yang mendukung berjualan keliling.


Tapi dia pede malam-malam bikin siomay sebanyak yang dia inginkan, dengan harapan selalu laris setiap harinya. Yang dilakukannya cuma berikhtiar.


Itulah yang disebut dengan POTENSI REZEKI.


Yang dilakukannya adalah menggali potensi rezeki yang akan dia dapatkan. Semakin dia keliling menawarkan, semakin besar potensi rezeki yang akan didapatkannya.


Sama halnya dengan yang kita lakukan. kita juga jualan, kita juga punya stok produk yang selalu ditawarkan.


"Kalau ditolak?"


Tugas kita hanya menawarkan, jadi kita perbanyak menawarkan. Ditolak sekali, kita tawarkan ke orang lain 10 kali. Ditolak 10 kali, kita tawarkan ke orang lain 100 kali.


Stok adalah resiko yang bisa berubah menjadi rezeki.


Takut punya stok = takut dengan rezeki.


Takut punya stok = jangan jadi pengusaha.

Share:

Berdo'alah dengan Cara yang Baik

 sebut yang baik-baik

ngomong yang baik-baik

jangan pernah kecilkan Allah

banyak orang berdoa, tapi dia mencancelnya sendiri


contoh...

ya Allah pengin UMROH ya Allah

tapi saya ini belum kerja ya Allah

dia yang berdoa tapi dia juga yang mencancelnya

janganlah kayak gitu...



nabi-nabi itu dalam berdoa..

beri kami rejeki, engkaulah sebaik-baiknya pemberi rejeki

nabi ayyub berdoa, ya Allah saya nih kena penyakit

sembuhkanlah ya Allah, engkau dzat yang maha penyayang


ya Allah saya ini anak petani

saya juga pengin jadi presiden meski tiap hari dibully netizen

ya Allah pengin jadi BOS nich, supir ganti tiap hari

naik gojeck lah tiap hari ganti supir...


kalo antum doa minta rejeki itu mentok

titik gak pake koma...depan multazam, saya bilang...

ya Allah saya minta rejeki ya Allah gak minta duit

minta apa..minta rejeki...

karena duit itu hanya sebagian kecil dari..dari REJEKI


rejeki itu gak mesti duit...

boleh emas batangan, berlian, murtiara...serius nih...

Allah yang punya kuasa, bukan saya yang hebat

sahabatku semua...YOU ARE WHAT YOU SAY

hati-hati kalo ngomong

sebutlah yang baik-baik

ya Allah aku minta rejeki

banyak gapapa yang penting HALAL ya Allah


ya Allah kapan yang punya mobil kayak gini

ya kapan-kapan...ya kapan-kapan lah

ya Allah kapan ya punya rumah sebagus ini

ya kapan-kapan...ya kapan-kapan lah jawabnya


jadi diganti redaksinya...

ya Allah pengin punya ALPARD nih

biar bisa nganter orang tua jalan jalan

biar bisa jemput untuk ngisi kajian

kuatkan alasanmu kenapa harus punya mobil ALPARD

gimana caranya engkau lebih tau ya Allah 

yang baru gapapa second juga boleh ya Allah..pliss ya..


intinya apa...

kalo sudah DOA jangan men-CANCEL doa sen...sendiri...


paham...

Share:

HARTA YANG BERKAH KARENA BERSEDEKAH

 HARTA YANG BERKAH KARENA BERSEDEKAH


Sebagian orang beranggapan mengeluarkan harta untuk bersedekah akan mengurangi jumlah nominal harta, bahkan bisa menyebabkan kefakiran. Hal ini wajar, karena sifat dasar manusia adalah pelit. 


"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs Al-Baqarah 268).



Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan", maksudnya: setan menakut-nakuti kalian dengan kefakiran supaya kalian tetap menggenggam tangan kalian, hingga tidak menginfakkanya dalam keridhoan Allah. 


Padahal kenyataannya, harta yang dikeluarkan di jalan Allah akan mendatangkan keberkahan, yaitu menambah kebaikan dari harta itu dan berkembang menjadi banyak. 


Yuk sedekah, tumbuhkan keberkahan.


Link Sedekah : bit.ly/SedekahSeribu


#Sedekah #Inspirasi #InfakAja #Infakid #Infak #sedekahonline #Donasi #donasionline

Share:

HUKUM MENAGIH HUTANG SESUAI HUKUM ISLAM

Hutang adalah sesuatu yang wajib kita ketahui hukum2nya , karena hal ini sangat riskan sekali.

ada perntayaan seperti ini "Bagaimana tata cara menagih hutang dalam Islam? Saya sudah mengingatkan teman saya tersebut hingga tiga kali, namun ia tetap tidak mau membayarnya. Apakah cara saya salah? Bolehkah saya menagih hutang tersebut lagi dilain waktu? Bagaimana hukumnya menunda hutang tersebut?

Jawaban:
Sumber Gambar : zonapriangan.pikiran-rakyat.com


Utang adalah kewajiban sesama manusia yang harus dibayarkan. Allah swt tidak akan mengampuni dosa seseorang yang masih punya tanggungan utang atau hak adami. Bahkan, ruhnya masih tergantung antara langit ketika meninggal dunia kalau utangnya belum dibayar atau belum diikhlaskan oleh yang memberikan utang, sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Ruh seorang mukmin yang meninggal dunia akan terus menggantung selama hutangnnya belum dilunasi” (HR. Turmudzi)

Baiklah, : Pertama, cara menagih utang dalam tuntunan Islam, di antaranya sebagai berikut: “Jika yang punya hutang mempunyai iktikad baik, maka hendaknya menagih dengan sikap yang lembut penuh maaf. Boleh menyuruh orang lain untuk menagih utang, tetapi terlebih dulu diberi nasihat agar bersikap baik, lembut dan penuh pemaaf kepada orang yang akan ditagih” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Hakim).

“Allah swt akan memberikan kasih sayangNya kepada orang yang bermurah hati ketika menagih utang” (HR. Bukhari). Bahkan, sangat baik kalau kemudian mengikhlaskanya dan menyedekahkannya. Karena menyedekahkan utang terhadap orang yang menemui kesulitan atau kesukaran mengembalikannya, itu lebih baik. “Dan, menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 280).

Tetapi juga boleh menagih dengan agak “keras” sebagaimana hadis dari Abu Hurairah ra, berkata: “Seseorang menagih utang kepada Rasulullah saw, sampai dia mengucapkan kata-kata pedas. Maka para sahabat hendak memukulnya, maka Nabi saw berkata, ‘Biarkan dia. Sesungguhnya si empunya hak, berhak berucap. Belikan untuknya unta, kemudian serahkan kepadanya’. Mereka (para sahabat) berkata ‘kami tidak mendapatkan, kecuali yang lebih bagus dan untanya’. Nabi saw bersabda ‘Belikan untuknya, kemudian berikan kepadanya’. Sesungguhnya sebaik-baik kalian ialah yang paling balk dalam pelunasan utang” (HR. Bukhari).

Kedua, Anda tidak salah. Karena kewajiban orang yang punya piutang mengingatkanya dan menagihnya. Dan tetap boleh menagih lagi di lain waktu. Bahkan, kalau memang ada unsur kesengajaan dia tidak mau bayar sedangkan dia sudah punya untuk membayarnya, maka anda boleh menyita harta miliknya.

Hal ini sesuai hadis dari Abu Hurairah ra berkata, telah bersabda Rasulullah saw: “Barangsiapa yang mendapatkan hartanya pada orang yang telah bangkrut, maka dia lebih berhak dengan harta tersebut dari yang lainnya” (HR. Ibnu Majah).

Mestinya, kawan saudara juga harus menyadari bahwa Rasulullah saw pernah bersabda: “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki utang satu dinar atau satu dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham” (HR. Ibnu Majah).

Itulah keadaan orang yang mati dalam keadaan masih membawa utang dan belum juga dilunasi, maka untuk membayarnya akan diambil dari pahala kebaikannya. Itulah yang terjadi ketika hari kiamat, karena di sana tidak ada lagi dinar dan dirham untuk melunasi utang tersebut.

Urusan orang berutang masih menggantung. Dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda: “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya” (HR. Tirmidzi). Al `Iroqiy mengomentari hadis ini, mengatakan: “Urusannya masih menggantung, tidak ada hukuman baginya, yaitu tidak bisa ditentukan apakah dia selamat ataukah binasa, sampai dilihat bahwa utangnya tersebut lunas atau tidak” (Tuhfatul Ahwadzi, 3/142).

Ia juga mestinya harus ingat bahwa orang yang berniat tidak mau melunasi utang akan dihukum sebagai pencuri. Rasulullah bersabda: “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri” (HR. Ibnu Majah). Mengomentari ini, Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri dan akan diberi balasan sebagaimana mereka” (Faidul Qadir, 3/181).

Ibnu Majah juga meriwayatkan, Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dengan niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).

Di antara maksud hadis tersebut adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan utang, lalu dia berniat tidak ingin mengembalikan utang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya. Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berutang dan enggan untuk melunasinya.

Saudara! Piutang Anda yang ada di teman Anda, boleh Anda tagih sampai dia membayar kalau dia memang mampu dan Anda membutuhkan. Tetapi kalau Anda mengikhlaskan dan menyedekahkannya, tentu itu lebih balk. Semoga kita selamat dan tak terlilit utang. Wallahu a’lamu bish-shawaab.


Share:

Yaa Allah, terima kasih untuk semua nikmat yang masih Engkau berikan tiada henti.

 Yaa Allah, terima kasih untuk semua nikmat yang masih Engkau berikan tiada henti.

Terima kasih atas ruh yang masih Kau titipkan pada ragaku.
Terima kasih untuk udara pagi yang begitu sejuk pagi ini.
Terima kasih atas cinta yang selalu Engkau berikan.
Terima kasih atas air mata yang telah Engkau cairkan dari hati hamba yang keras ini.

Semoga mulai pagi ini, aku dapat memulai langkah untuk selalu bermanfaat bagi semua umat-Mu.
Semoga Engkau memberkahi perbaikan diri ini yang masih terus aku lakukan.
Aku ingin selalu di dekat-Mu, terus berada di jalan-Mu, dan tegurlah aku jika menyimpang dari jalan-Mu.

Semoga doa-doaku ini, dapat membawaku, orang tuaku, dan juga seluruh saudara-saudara Muslim ku, agar kami dapat berkumpul kembali di syurga-Mu, agar dapat bertetangga dengan Rasul-Mu..

Aamiin ya robbal 'aalamiin.

#Pagipenuhcinta


Share:

PEMILIK DUA SAYAP DI SYURGA .... PERJUANGAN Sayidina Ja'far bin Abi Thalib

PEMILIK DUA SAYAP DI SYURGA ....

PERJUANGAN Sayidina Ja'far bin Abi Thalib



ketika tangan kanannya putus,

Ia genggam bendera perang di tangan kirinya.  Ketika tangan kirinya putus, ia rangkul bendera itu dengan kedua lengannya...


Ia tidak rela melihat bendera baginda Muhammad SAW jatuh. Ia terluka dengan delapan puluh tusukan di bagian depan tubuhnya.Semua luka itu ada di bagian depan tubuhnya.


Mengapa?Karena beliau maju terus pantang mundur.Semoga Allah meridhainya. 

Para sahabat memikul tubuhnya yang penuh luka itu.


“Minumlah air ini,” kata seorang sahabat.

“Aku puasa,” jawabnya lemah...


Padahal saat itu cuaca sangat panas, di medan jihad, dalam kancah peperangan.“Berbukalah hari ini dan berpuasalah di hari lain...


, lukamu sangat parah,” bujuk sahabat-sahabatnya.

“Aku ingin berbuka di surga.” Dan beliau pun akhirnya berbuka di surga.


Sayidina Muhammad SAW yang saat itu sedang duduk bersama para sahabat di Madinah tiba-tiba menengadahkan wajahnya ke langit dan menjawab salam:


وَعَلَيْكَ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya juga menyertaimu. 

Beliau kemudian terlibat dalam pembicaraan.Para sahabat yang menyaksikan peristiwa itu terdiam, menundukkan kepala.  


Salah seorang dari mereka kemudian bertanya,

“Ya Rasulullah, siapakah yang engkau ajak bicara?”Ja’far bin Abi Thalib datang mengunjungiku bersama jutaan malaikat. 


Allah mengganti kedua tangannya dengan dua buah sayap.Ia dapat terbang ke mana pun ia suka di surga,” jawab Nabi. 

Perhatikanlah, Allah telah memerintahkan untuk mengawalnya ke surga, namun ia merindukan Nabinya..


Ia ingin menemuinya lebih dahulu.Surga dan segala kenikmatannya tidak melalaikannya dari nabi kecintaannya.“Aku ingin mengucapkan salam kepada kekasihku, aku ingin berada dekat dengan nabiku, aku ingin melihat rasul-Mu yang melaluinya aku memperoleh hidayah,” kata Ja’far. 


Ruhnya datang ke Madinah mengunjungi nabi dan mengucapkan salam kepada beliau.Sebab, memandang wajah Nabi SAW dapat membuat hatinya menjadi tentram.


Lalu bagaimana kecintaan kita terhadap NABI MUHAMMAD SAW ???


Ja'far yg raga dan ahlak nya mencontohi baginda rasulullah ... kecintaan nabi


Allahuma Sholli Ala'Sayyidina Muhammad Wa'Ala Alli Sayyidina Muhammad.

Share:

GENERASI EMAS (Bag. 2) - IPPHO SANTOSA

 *GENERASI EMAS*

(Bag. 2) 😃😃😃


"Nak...dhuha itu sholatnya berapa rakaat?"


"12 rakaat."


Wuah...bayangkan kita sebagai orang tua nanya ke anak yang usia 7 tahun dan 6 tahun ternyata jawabannua beginian. Keren khan?


Iya, ini adalah buah dari penanaman orang tuanya yang sudah contohin dhuha 12 rakaat, setiap hari, tanpa henti. Jadi si anak tahunya ya 12 rakaat. Apalagi setahun pandemi ini kita lakuin di depan anak-anak kita.


Terima kasih buat The Founder, Mas Ippho yang selalu menggaungkan TTDS ini dimana dhuha salah satunya.



Kalau dhuha aja bisa 12 rakaat, insyaallah sholat wajib yang lainnya jadi mudah.


Dan kebayang anak selalu lihat ayahnya, ibunya demikian. Ya, dhuhanya semangat, ngajinya semangat, tilawahnya semangat, jualannya semangat, temannya banyak amat. Bahkan kadang tiap hari ada aja kiriman mitra kasih hadiah.


Itu contoh nyata di depan mata bagaimana anak akan bangga punya orang tua jadi pengusaha. Next insyaallah anak-anak kita semua juga akan jadi penerus pengusaha seperti kita. Yang lebih sholeh, yang lebih baik lagi. Insyaallah...


Dan...



"Ayah, ayah khan janji, besok mau bangunin buat sholat subuh."


Wuih...gimana kalau anak minta begini?


Gimana hati tidak meleleh.


Di luar sana, banyak orang tua, hati mendidih karena anak diajak sholat nggak mau. Padahal kemarin saya denger Ustad dari Betawi bilang, ajak terus anak sholat itu tanpa henti, jangan berhenti.


Bahkan ada hitungannya.


Kalau anak usia 10 tahun wajib sholat dan sudah baligh. Terus kira-kira usia hidupnya seperti Nabi 63 tahun, maka ada 53 tahun kali 5 kali 365 hari. Total 96.725 kali kita sebagai orang tua ajak anak untuk sholat.


Sudah????


Banyak amat ya???


Ya begitulah. Kita sholat dan ajak anak sholat. Doakan anak mau sholat, sampai akhir hayat.


Bahkan kalau sholat semangat, semua hal mudah semangat. Apalagi jualan, kecil amat. Nanti Allah kasih semangat, kasih kemudahan jualan sampai melesat.


Enak atau enak banget???


Apalagi ini ada lomba azan BP, harusnya disambut Bapak-Bapak dan semua mitra laki-laki dengan semengat gedhe. Segera rekam dan kirimkan. Buktikan sama-sama kita semua syiar adzan. Syiar ajakan kemenangan.


Aamiin!


Bahkan kemarin Habib Nabiel posting di sosial medianya, riuhnya minta ampun banyak orang mau ikutan. Ya, alhamdulillah.


Azan identik kemenangan, menang dunia, menang akhirat. Salah satu indikator menang dunia ya kaya harta. Apalagi kita yang ngakunya orang beriman, harus punya, agar di tangan kita banyak tercipta kebaikan.


Dan kalau begini, ya harus mau usaha, jadi pengusaha. Sudah cocok gabung BP aja yang sudah terbukti mencetak "Banyak Pengusaha".


Kalau sekarang mitra ada ribuan, nanti jadi puluh ribu bahkan jadi ratus ribu.


Kenapa? 


Karena ada generasi emas yang kita hasilkan nanti. Kebayang satu mitra punya anak jumlahnya tiga, empat bahkan lima. Saya dengar juga ada yang sepuluh. Wow😀😀😀


Jadi nanti generasi emas BP akan bertambah quantity-nya jadi tiga, empat, lima bahkan sepuluh kali dari segi jumlah.


Karena semua anaknya pengusaha. Aamiin.


Sekian dulu, esok lanjut lagi😀😀😀

Share:

GENERASI EMAS (Bag. 1) IPPHO SANTOSA

 *GENERASI EMAS*

(Bag. 1)😎😎😎


Ternyata generasi itu telah ada, pernah ada. Mungkin susah diulangi, tapi kita bisa mencoba mencapainya atau minimal mendekati. Amiin!


Ya, generasi sahabat-sahabat Nabi yang gemilang. Begitu yang dipaparkan oleh The Founder, Mas Ippho Santosa.



Namanya generasi ya harus dipersiapkan. Oleh siapa? Orang tua tentunya. Kalau dua-duanya sibuk, nggak ada waktu, bahkan ketemu aja nggak tentu, gimana generasi emas terjadi? Adanya mungkin generasi karat, alias terlambat.


Bersyukur dan beruntung kita di bisnis BP, sudah praktis bisnisnya, hasilnya juga fantastis. Insyaallah dari sini bisa nanti kasih pendidikan yang terbaik buat anak. Sudah gitu nggak makan waktu lama. Mitra yang ibu-ibu bisa spending waktu lama buat anak.


Kebayang dibanding kerja, ibu-ibu harus ninggalin anak berapa lama? Sudah gitu pas pulang adanya lelah. Dipanggil anak dikit bawaannya marah-marah. Apalagi kalau di kantor ada masalah.


Buat mitra yang laki-laki, harusnya bersyukur sekali. Bisnis BP bisa diatur waktunya. Jamaah sholat 5 waktu sama anak insyaallah bisa dan mudah. Dengan jadi pengusaha, waktu lebih leluasa.


Bahkan yang bikin kita semua tercengang, peran ayah ternyata harus besar dalam mendidik anak. Porsinya 14 banding 2. Ya begitulah jumlah percakapan anak-ayah di Quran jauh lebih banyak dibanding anak-ibu.


Kalau memang ayah hadir, anak akan lebih kuat. Buat anak laki-laki dia akan dapat teladan nyata. Buat anak perempuan, dia akan dapat pengayom sempurna.


Semoga mulai hari ini, kita perbaiki hubungan dengan anak-anak kita. Ciptakan generasi emas mulai dari rumah.


Jangan jadikan alasan urus anak itu hambatan di bisnis BP. Bahkan ini adalah ikhtiar langit tersendiri. Coba alokasikan dan berikan waktu buat anak sampai happy, insyaallah mudah jualannya juga nih.


Kalau dipanggil anak, nengoknya sempurna, kalau ngomong sama mitra banyakan, maka ke anak juga bisa seperti itu. Bahkan saya sering anak ikutan tampil zoom. Hehehe...


Sudah dipersiapkan semenjak dini. Bahkan kalau ditanya cita-citanya, "Jadi pengusaha BP." Itu langsung tercetus."


Hehehe...karena saya bilang, kalau jualan BP-nya laris, nanti bisa beli lego, bisa buat bayar sekolah, bisa buat beli buku 3D Dinosaurus yang bagus, dan lain-lain. Doakan ya nak...


"Iya..." begitu jawabnya.


Sekian dulu ya. Insyaallah besok lanjut lagi.

Share:

Materi Tarbiyah - Ukhuwah Islamiyah

Nikmatnya ukhuwah islamiyah akan terasa saat kita mencapai puncaknya ukhuwah itu sendiri, dimana kita rela berkorban untuk saudara kita apapun resikonya. Pengorbanan ini tentunya harus sesuai dengan syariat yang di benarkan. Oleh karena itu untuk mencapai nikmatnya ukhuwah, perlu kita ketahui beberapa proses terbentuknya ukhuwah islamiyah antara lain ada 5 :




1. Ta’aruf (Saling Mengenal) : ini adalah tingkatan yang paling dasar dalam ukhuwah. Adanya interaksi dapat lebih mengenal karakter individu. Perkenalan pertama tentunya kepada penampilan fisik (Jasadiyyan), seperti tubuh, wajah, gaya pakaian, gaya bicara, tingkah laku, pekerjaan, pendidikan, dsb. Selanjutnya interaksi berlanjut ke pengenalan pemikiran (Fikriyyah). Hal ini dilakukan dengan dialog, pandangan thd suatu masalah, kecenderungan berpikir, tokoh idola yang dikagumi/diikuti, dll. Dan pengenalan terakhir adalah mengenal kejiwaan (Nafsiyyan) yang ditekankan kepada upaya memahami kejiwaan, karakter, emosi, dan tingkah laku. Seperti kalau kita kenalan dengan orang pertama kalinya, kita tanya alamat, nomor HP dsb. 

2. Tafahum (Saling Memahami) : proses ini berjalan secara alami. Seperti bagaimana kita memahami kekurangan dan kelebihan saudara kita. Sehingga kita bisa tahu apa yang di sukai dan tidak di sukai, menempatkan posisi seperti apa bila kita bersamanya dsb. Mengetahui lebih dalam baik kelebihan dan kekurangan sahabat kita bukan untuk di jadikan bahan gosip, tapi memposisikan diri kita untuk saling menjaga kebaikan antar kita. Menjaga kebaikan akan lebih baik daripada merusak hubungan persahabatan ketika kita lebih memahami sesama sahabat kita.

3. Ta’awun (Saling Menolong) : lahir dari proses tafahum tadi. Ta’awun dapat dilakukan dengan hati (saling mendo’akan), pemikiran (berdiskusi dan saling menasehati), dan amal (saling bantu membantu). Saling membantu dalam kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Karena manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dan butuh bantuan org lain. 

4. Takaful (Saling Menanggung) : rasa sedih dan senang diselesaikan bersama. Ketika ada saudara yang mempunyai masalah, maka kita ikut menanggung dan menyelesaikan masalahnya tersebut. Contoh mudah nya, ketika teman kita sedang tertimpa musibah dan dalam kondisi kekurangan, maka kita menanggung biaya nya tersebut, membantu dalam hal apapun yang baik dirasa perlu sebagai sahabat.

5. Itsar (Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri) : ini adalah tingkatan tertinggi dalam ukhuwah. Tingkatan iman nya para sahabat rasulallah dahulu. Banyak hadist yang menunjukkan itsar ini. Seperti ketika dalam suatu perang, salah seorang sahabat sangat kehausan. Kebetulan ia hanya tinggal mempunyai 1 kali jatah air untuk minum. Saat akan meminum nya, terdengar rintihan sahabat lain yang kehausan. Maka air tersebut ia berikan kepada sahabat yg kehausan itu. Saat mau meminumnya terdengar sahabat lain lagi yang merintih kehausan. Kemudian ia berikan air tersebut kepada sahabat itu. Begitu seterusnya sampai air tersebut kembali kepada si pemilik air pertama tadi. Akhirnya semua syahid.

Tidak beriman seseorang diantaramu hingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri (HR. Bukhari-Muslim).

Betapa indah ukhuwah islamiyah yang diajarkan Alloh dan rosul-Nya. Bila umat islam melakukannya, tentunya terasa lebih manis rasa iman di hati dan terasa indah hidup dalam kebersamaan. Mari kita mulai dari diri kita, keluarga, masyarakat dekat untuk menjalin persaudaraan islam ini.




Mari sama-sama deklarasikan dalam hati kita untuk para sahabat kita :
"saya mencintaimu wahai sahabat dengan segala kekurangan dan kelebihanmu karena Allah SWT, dan akan mendukungmu menjadi lebih baik, bersama-sama membuat dunia ini lebih baik dengan saling menjaga dalam kebaikan, semoga Allah meridhoi persahabatan kita...amiin"
Share:

Kisah Dakwah Nabi NUH AS

 *Kisah Dakwah Nabi NUH AS.*



Dimana Nabi NUH as , telah berdakwah kepada kaumnya hampir 1000 tahun. 

Sungguh waktu yang tidak sebentar tetapi kaumnya saat itu tetap saja kafir dan tidak mau beriman.

Bahhkan Istri dan anaknya sendiri juga tidak beriman.


Hanya beberapa saja diantara kaum Nabi Nuh as yang beriman kepada Allah SWT.

Sehingga Allah menurunkan Azab berupa banjir besar yang menengelamkan seluruh daratan. 


Pertanyaanya : 


Apakah tugas dakwah Nabi Nuh Gagal?? 

Jawabanya Jelas *TIDAK* 

Kisah Nabi Nuh tersebut menunjukan bahwa pemegang kekuasaan tertinggi adalah Allah SWT. 

Tugas seorang Nabi,  tugas kita hanyalah menyeru, mengajak , berdakwah menyampaikan firman² Allah. 

Sedangkan hidayah 100% milik Allah SWT.

Jadi sukses atau gagalnya sebuah dakwah bukan dinilai dari sedikit atau banyaknya pengikutnya. 

Tetapi dinilai dari PROSES dakwah tersebut. 

Bagaimana seorang Nabi melaksanakan perintah Allah dengan kesungguhan, ketaatan dan kesabaran. 

Menyeru umatnya untuk menyembah dan taat hanya kepada Allah SWT.


Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua, dimana kita diamanahi Keluarga kita, lingkungan desa kita dan bangsa ini , Umat ini. 

Semoga Allah memberikan Hidayah dan Keberkahan keluarga kita , desa kita berdaya, bangsa kita INDONESIA dan UMAT ISLAM yang JAYA. 


Aamiin Ya Allah... 


.

.

.

.


#wawan_nesaga

#relawaninspirasi

#bertaburpahala

#bersamapengusaha

#meluaskanmanfaat_mm

#muslimahmilionaire 

#tpaalfajri 

#bmtinsanmulia 

#rumahzakat

https://www.instagram.com/p/CKm-sAbla4R/?igshid=1je35xeku539

Share:

Menjaga Tauhid Mereka dengan Zakat (BMT Insan Mulia Serur)

 Majelis Taklim Ahad pagi M. Al-Fajri tanggal 20 Desember 2020 sangat berbeda, karena : 

1. Dibuka oleh mas Nur Wahid jelas suasana baru dunk.. biargak bosen laah masak kang takmir terus yang membuka majelis taklim keren ini. 😅😇

2. Pematerinya adalah Ust. Sukiman ( Muslih Muhyadi) dimana beliau adalah manthan Takmir sebelumny di M. Al-Fajri. 

3. Ada acara pentansyarufan Ziswaf dari BMT Insan Mulia Serut, yaitu pembagian sembako untuk fakir miskin , beasiswa anak Yatim/ Piatu 😍🥰🤩😇

Waaaaow keren atau keren banget niiieh.. 🥳😎🎉🎉🎉 semoga tahun depan bisa meluaskan manfaat, lebih banyak lagi menerima manfaat yang bisa kita bantu... 

Jangan lupa bayar Zakatnya di BMT Insan Mulia ya.. kami siap jemput dirumah.. OK 👌

Lanjutnya.. setelah dibuka mas. NUR W dengan Dua Kalimat Syahadat dan Umul Kitab (Al-Fatihah). Dilanjutkan Tausyiyah Oleh Ust. Sukiman beliau menyampaikan ; 

Bahwa Orang  Islam adalah Umat Terbaik, kemudian dalam recana Terbaik karena sebaik- baik tipu daya atau sebaik - baik rencana Asalah Rencana Allah SWT. 

Jadi kalau umat islam sampai kalah atau gagal berarti ada yang salah dalam proses atau ikhtiar umat ini. 

"Bagaimana sholat lima waktunya, semua jama'ah sudah melaksanakan sholat lima waktu ya?? " Tanya beliau kepada Jama'ah.

Kalau sudah, tepat waktu belum?? Yang bapak² sholatnya berjama'ah di masjid atau tidak?? 

Bagaimana wudhunya jama'ah semua sudah benar atau belum??  Dan seterusnya..

Beliau menyampaikan tausyiyah dengan metode tanya jawab, dan menjalin interaksi dengan jama'ah secara langsung..  Alhamdulillah jama'ah antusian dan jadi tidak ngantuk.. 😅😅🤣

Setelah tausyiyah selesai dilanjutkan acara lain - lain yaitu simbolis penyerahan Sembako dan Beasiswa bagi fakir miskin dan anak² yatim / piatu oleh Wawan Triyanto dan Ust. Sukiman.

Kemudian dilanjutkan dengan penutup. 

Alhamdulillah majelis Taklim Ahad pagi di M. Al-Fajri sudah 5 tahun lebih membersamai jama'ah menjadi sumber ilmu umat islam agar masyarakat menjadi Masyarakat yang islami dan mulia di dunia juga diakhirat kelak.

Semoga majelis ini bermanfaat dan diberkahi Allah SWT.  Amiiin... 🤲🙏🙏

Berikut Dokumentasi : 






#ahadpagi #majelisilmu #meluaskanmanfaat #bertaburpahala #alfajri #rumahzakat #bmtinsanmuliaserut #mencitaimuhammad #alfajriuntukumat #bersamamemuliakaninsan

Share:

HARGA TEMAN BOSKU, HARGA MEMBER - INSPIRASI

 #HARGATEMAN pernah digituin? Terus jawabnya gimana? 😃



Contoh ya...

"Bro, ini berapa harganya?"

"Murah kok. Cuma Rp 250 ribu."

"Kasih harga teman dong. Berapa jadinya?"

"Harga teman? Oke deh, Rp 3 juta."

"Harga teman kok tambah mahal?"

"Karena pertemanan itu mahal harganya." 😄

"Yang bener dong. Gue serius mau beli."

"Gue juga serius mau jual. Cuma Rp 250 ribu."

"Mahal amat. Gue mesti jual ginjal dulu." 🤪

"Gak mahal-lah. Rp 250 ribu bisa diminum sebulan. Berarti, sehari cuma Rp 8.000. Murah banget kan?"

"Itu buat dipake sebulan ya? Ada nggak yang lebih murah, yang bisa dipake setahun?"

"Ada. Cuma Rp 120 ribu, bisa dipake setahun."

"Setahun? Boleh tuh. Apa namanya?"

"Kalender!" 😆

Kalau memang teman, mestinya kita mendukung. Beli dengan harga normal. Kalau perlu, kita beli banyak. Biar bisnis teman kita makin maju. Kan seneng punya teman seorang pengusaha.

Ayo support bisnis teman! Kalau bukan kita, siapa lagi? Misal, teman baru buka usaha, terus kita minta gratis atau minta murah, itu sih bukan teman namanya. Jangan-jangan parasit! Atau impostor! 😆

Siaaap support bisnis teman?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#pengusahaindonesia #pengusahaonline #pengusahamuda #pengusaha #bisnisrumahan #bisnisislami #bisnisonline #bisniskekinian #bisnisrumahanhasiljutaan #peluangusaha #kemitraan #motivatorindonesia #motivatorbisnis #motivatormuslim #lunasutang #bebasutang #ipphosantosa #peluangbisnis #mitrausaha #bisnisanakmuda #pinjamanonline #bisnispraktis

Sumber : 

https://www.instagram.com/p/CIy3Ufzl9Sp/?utm_source=ig_web_copy_link



Share:

Hubungi Kami

Popular Posts