"Baik Mas. Sebentar, Saya ke pasar dulu buat beli bahan-bahannya."
Pernahkah kita membayangkan ketika mau beli siomay, ternyata bahan-bahanya belum ready.
Kalau itu terjadi, pastinya kita balik kanan dan nyari ke pedagang siomay lainnya.
Seorang pedagang siomay keliling, katakanlah dalam sehari ia menyiapkan 200 piring untuk ditawarkan.
Apakah dia yakin akan terjual 200 piring, kenapa tidak piring 100 saja, atau dinaikkan 300 piring misalnya. Darimana datangnya 200?
Ketika memulai, mungkin mencoba 50 piring. Disaat pembeli mulai rame, dinaikkan jadi 100 piring hingga akhirnya menjadi 200 piring dan itu adalah porsi yang ideal untuk saat ini.
Intiya, pedagang siomay harus punya stok ketika mau jualan.
Buat kita yang takut punya stok ketika berjualan, baiknya belajar dengan pedagang siomay.
Tidak ada kepastian akan habis setiap hari.
Tidak ada kepastian bahannya akan bisa digunakan lagi esok hari.
Tidak ada kepastian cuaca yang mendukung berjualan keliling.
Tapi dia pede malam-malam bikin siomay sebanyak yang dia inginkan, dengan harapan selalu laris setiap harinya. Yang dilakukannya cuma berikhtiar.
Itulah yang disebut dengan POTENSI REZEKI.
Yang dilakukannya adalah menggali potensi rezeki yang akan dia dapatkan. Semakin dia keliling menawarkan, semakin besar potensi rezeki yang akan didapatkannya.
Sama halnya dengan yang kita lakukan. kita juga jualan, kita juga punya stok produk yang selalu ditawarkan.
"Kalau ditolak?"
Tugas kita hanya menawarkan, jadi kita perbanyak menawarkan. Ditolak sekali, kita tawarkan ke orang lain 10 kali. Ditolak 10 kali, kita tawarkan ke orang lain 100 kali.
Stok adalah resiko yang bisa berubah menjadi rezeki.
Hutang adalah sesuatu yang wajib kita ketahui hukum2nya , karena hal ini sangat riskan sekali.
ada perntayaan seperti ini "Bagaimana tata cara menagih hutang dalam Islam? Saya sudah mengingatkan teman saya tersebut hingga tiga kali, namun ia tetap tidak mau membayarnya. Apakah cara saya salah? Bolehkah saya menagih hutang tersebut lagi dilain waktu? Bagaimana hukumnya menunda hutang tersebut?
Jawaban:
Sumber Gambar : zonapriangan.pikiran-rakyat.com
Utang adalah kewajiban sesama manusia yang harus dibayarkan. Allah swt tidak akan mengampuni dosa seseorang yang masih punya tanggungan utang atau hak adami. Bahkan, ruhnya masih tergantung antara langit ketika meninggal dunia kalau utangnya belum dibayar atau belum diikhlaskan oleh yang memberikan utang, sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Ruh seorang mukmin yang meninggal dunia akan terus menggantung selama hutangnnya belum dilunasi” (HR. Turmudzi)
Baiklah, : Pertama, cara menagih utang dalam tuntunan Islam, di antaranya sebagai berikut: “Jika yang punya hutang mempunyai iktikad baik, maka hendaknya menagih dengan sikap yang lembut penuh maaf. Boleh menyuruh orang lain untuk menagih utang, tetapi terlebih dulu diberi nasihat agar bersikap baik, lembut dan penuh pemaaf kepada orang yang akan ditagih” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Hakim).
“Allah swt akan memberikan kasih sayangNya kepada orang yang bermurah hati ketika menagih utang” (HR. Bukhari). Bahkan, sangat baik kalau kemudian mengikhlaskanya dan menyedekahkannya. Karena menyedekahkan utang terhadap orang yang menemui kesulitan atau kesukaran mengembalikannya, itu lebih baik. “Dan, menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 280).
Tetapi juga boleh menagih dengan agak “keras” sebagaimana hadis dari Abu Hurairah ra, berkata: “Seseorang menagih utang kepada Rasulullah saw, sampai dia mengucapkan kata-kata pedas. Maka para sahabat hendak memukulnya, maka Nabi saw berkata, ‘Biarkan dia. Sesungguhnya si empunya hak, berhak berucap. Belikan untuknya unta, kemudian serahkan kepadanya’. Mereka (para sahabat) berkata ‘kami tidak mendapatkan, kecuali yang lebih bagus dan untanya’. Nabi saw bersabda ‘Belikan untuknya, kemudian berikan kepadanya’. Sesungguhnya sebaik-baik kalian ialah yang paling balk dalam pelunasan utang” (HR. Bukhari).
Kedua, Anda tidak salah. Karena kewajiban orang yang punya piutang mengingatkanya dan menagihnya. Dan tetap boleh menagih lagi di lain waktu. Bahkan, kalau memang ada unsur kesengajaan dia tidak mau bayar sedangkan dia sudah punya untuk membayarnya, maka anda boleh menyita harta miliknya.
Hal ini sesuai hadis dari Abu Hurairah ra berkata, telah bersabda Rasulullah saw: “Barangsiapa yang mendapatkan hartanya pada orang yang telah bangkrut, maka dia lebih berhak dengan harta tersebut dari yang lainnya” (HR. Ibnu Majah).
Mestinya, kawan saudara juga harus menyadari bahwa Rasulullah saw pernah bersabda: “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki utang satu dinar atau satu dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham” (HR. Ibnu Majah).
Itulah keadaan orang yang mati dalam keadaan masih membawa utang dan belum juga dilunasi, maka untuk membayarnya akan diambil dari pahala kebaikannya. Itulah yang terjadi ketika hari kiamat, karena di sana tidak ada lagi dinar dan dirham untuk melunasi utang tersebut.
Urusan orang berutang masih menggantung. Dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda: “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya” (HR. Tirmidzi). Al `Iroqiy mengomentari hadis ini, mengatakan: “Urusannya masih menggantung, tidak ada hukuman baginya, yaitu tidak bisa ditentukan apakah dia selamat ataukah binasa, sampai dilihat bahwa utangnya tersebut lunas atau tidak” (Tuhfatul Ahwadzi, 3/142).
Ia juga mestinya harus ingat bahwa orang yang berniat tidak mau melunasi utang akan dihukum sebagai pencuri. Rasulullah bersabda: “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri” (HR. Ibnu Majah). Mengomentari ini, Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri dan akan diberi balasan sebagaimana mereka” (Faidul Qadir, 3/181).
Ibnu Majah juga meriwayatkan, Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dengan niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
Di antara maksud hadis tersebut adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan utang, lalu dia berniat tidak ingin mengembalikan utang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya. Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berutang dan enggan untuk melunasinya.
Saudara! Piutang Anda yang ada di teman Anda, boleh Anda tagih sampai dia membayar kalau dia memang mampu dan Anda membutuhkan. Tetapi kalau Anda mengikhlaskan dan menyedekahkannya, tentu itu lebih balk. Semoga kita selamat dan tak terlilit utang. Wallahu a’lamu bish-shawaab.
"Aku shalat, dan aku teringat anakku, maka aku perpanjang shalatku." begitu komitmen Said ibnul Musayyib rahimahullah dalam mendidik buah hatinya tanpa kenal lelah dengan ibadah. Mengapa? Karena spiritual ibadah ruhiyah seorang ayah akan sangat mempengaruhi jiwa anak anaknya, buah hatinya.
Beliau di usia senjanya semakin rajin dalam beribadah sehingga membuat anak-anaknya heran. Maka beliau menjelaskan, "Anakku, aku berharap kepada Allah, Allah yang akan menjaga kalian sepeninggalku nanti dengan ibadah yang aku lakukan ini."
Tak terasa bening tetes hangat ini tak bisa ditahan mengalir karena teringat akan anak anak kami baik yang sedang menuntut ilmu, berkhidmah di tengah umat atau tengah merangsek menjadi bagian dari penghafal Qur'an agar Allah berkenan menjaga mereka semua di dunia ini hingga ke akhirat nanti.
*
Ayah
Tugas kita semua hanyalah mengantarkan buah hati kita menemukan takdir sejarah terbaiknya masing-masing. Bukan karena keberadaan kita mereka mendapatkan rezeki dari ALlah, namun karena Allah menitipkan buah hati kepada kita maka Allah pula yang mencukupkan rezekinya untuk mereka. Tak usah galau tak perlu gelisah.
Karenanya, di zaman now yang kita sedang mengalami kesusahan dan himpitan ekonomi, kesulitan yang teramat sangat, daya beli menurun, dan tetaplah bertaqwa dan tawakkal kepada Allah. "Barangsiapa bertawakkal kepada Allah maka Allah yang akan mencukupinya."
Teruslah menjadi ayah yang dicintai. Ayah yang dirindukan, Ayah yang dirindukan. Ayah yang menginspirasi. Ayah yang menyemangati. Seperti Umar bin Abdul Azis ketika menyemangati anak-anaknya, "Wahai anak-anakku sekalian, jika kalian menjadi anak-anak yang saleh, orang beriman dan bertaqwa maka Allah yang akan mencukupi rezeki buat kalian."
Semoga masih ada kesempatan bagi kita untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak kita, keluarga kita, aamiin...
Wuah...bayangkan kita sebagai orang tua nanya ke anak yang usia 7 tahun dan 6 tahun ternyata jawabannua beginian. Keren khan?
Iya, ini adalah buah dari penanaman orang tuanya yang sudah contohin dhuha 12 rakaat, setiap hari, tanpa henti. Jadi si anak tahunya ya 12 rakaat. Apalagi setahun pandemi ini kita lakuin di depan anak-anak kita.
Terima kasih buat The Founder, Mas Ippho yang selalu menggaungkan TTDS ini dimana dhuha salah satunya.
Kalau dhuha aja bisa 12 rakaat, insyaallah sholat wajib yang lainnya jadi mudah.
Dan kebayang anak selalu lihat ayahnya, ibunya demikian. Ya, dhuhanya semangat, ngajinya semangat, tilawahnya semangat, jualannya semangat, temannya banyak amat. Bahkan kadang tiap hari ada aja kiriman mitra kasih hadiah.
Itu contoh nyata di depan mata bagaimana anak akan bangga punya orang tua jadi pengusaha. Next insyaallah anak-anak kita semua juga akan jadi penerus pengusaha seperti kita. Yang lebih sholeh, yang lebih baik lagi. Insyaallah...
Dan...
"Ayah, ayah khan janji, besok mau bangunin buat sholat subuh."
Wuih...gimana kalau anak minta begini?
Gimana hati tidak meleleh.
Di luar sana, banyak orang tua, hati mendidih karena anak diajak sholat nggak mau. Padahal kemarin saya denger Ustad dari Betawi bilang, ajak terus anak sholat itu tanpa henti, jangan berhenti.
Bahkan ada hitungannya.
Kalau anak usia 10 tahun wajib sholat dan sudah baligh. Terus kira-kira usia hidupnya seperti Nabi 63 tahun, maka ada 53 tahun kali 5 kali 365 hari. Total 96.725 kali kita sebagai orang tua ajak anak untuk sholat.
Sudah????
Banyak amat ya???
Ya begitulah. Kita sholat dan ajak anak sholat. Doakan anak mau sholat, sampai akhir hayat.
Bahkan kalau sholat semangat, semua hal mudah semangat. Apalagi jualan, kecil amat. Nanti Allah kasih semangat, kasih kemudahan jualan sampai melesat.
Enak atau enak banget???
Apalagi ini ada lomba azan BP, harusnya disambut Bapak-Bapak dan semua mitra laki-laki dengan semengat gedhe. Segera rekam dan kirimkan. Buktikan sama-sama kita semua syiar adzan. Syiar ajakan kemenangan.
Aamiin!
Bahkan kemarin Habib Nabiel posting di sosial medianya, riuhnya minta ampun banyak orang mau ikutan. Ya, alhamdulillah.
Azan identik kemenangan, menang dunia, menang akhirat. Salah satu indikator menang dunia ya kaya harta. Apalagi kita yang ngakunya orang beriman, harus punya, agar di tangan kita banyak tercipta kebaikan.
Dan kalau begini, ya harus mau usaha, jadi pengusaha. Sudah cocok gabung BP aja yang sudah terbukti mencetak "Banyak Pengusaha".
Kalau sekarang mitra ada ribuan, nanti jadi puluh ribu bahkan jadi ratus ribu.
Kenapa?
Karena ada generasi emas yang kita hasilkan nanti. Kebayang satu mitra punya anak jumlahnya tiga, empat bahkan lima. Saya dengar juga ada yang sepuluh. Wow😀😀😀
Jadi nanti generasi emas BP akan bertambah quantity-nya jadi tiga, empat, lima bahkan sepuluh kali dari segi jumlah.
Nikmatnya ukhuwah islamiyah akan terasa saat kita mencapai puncaknya ukhuwah itu sendiri, dimana kita rela berkorban untuk saudara kita apapun resikonya. Pengorbanan ini tentunya harus sesuai dengan syariat yang di benarkan. Oleh karena itu untuk mencapai nikmatnya ukhuwah, perlu kita ketahui beberapa proses terbentuknya ukhuwah islamiyah antara lain ada 5 :
1. Ta’aruf (Saling Mengenal) : ini adalah tingkatan yang paling dasar dalam ukhuwah. Adanya interaksi dapat lebih mengenal karakter individu. Perkenalan pertama tentunya kepada penampilan fisik (Jasadiyyan), seperti tubuh, wajah, gaya pakaian, gaya bicara, tingkah laku, pekerjaan, pendidikan, dsb. Selanjutnya interaksi berlanjut ke pengenalan pemikiran (Fikriyyah). Hal ini dilakukan dengan dialog, pandangan thd suatu masalah, kecenderungan berpikir, tokoh idola yang dikagumi/diikuti, dll. Dan pengenalan terakhir adalah mengenal kejiwaan (Nafsiyyan) yang ditekankan kepada upaya memahami kejiwaan, karakter, emosi, dan tingkah laku. Seperti kalau kita kenalan dengan orang pertama kalinya, kita tanya alamat, nomor HP dsb.
2. Tafahum (Saling Memahami) : proses ini berjalan secara alami. Seperti bagaimana kita memahami kekurangan dan kelebihan saudara kita. Sehingga kita bisa tahu apa yang di sukai dan tidak di sukai, menempatkan posisi seperti apa bila kita bersamanya dsb. Mengetahui lebih dalam baik kelebihan dan kekurangan sahabat kita bukan untuk di jadikan bahan gosip, tapi memposisikan diri kita untuk saling menjaga kebaikan antar kita. Menjaga kebaikan akan lebih baik daripada merusak hubungan persahabatan ketika kita lebih memahami sesama sahabat kita.
3. Ta’awun (Saling Menolong) : lahir dari proses tafahum tadi. Ta’awun dapat dilakukan dengan hati (saling mendo’akan), pemikiran (berdiskusi dan saling menasehati), dan amal (saling bantu membantu). Saling membantu dalam kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Karena manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dan butuh bantuan org lain.
4. Takaful (Saling Menanggung) : rasa sedih dan senang diselesaikan bersama. Ketika ada saudara yang mempunyai masalah, maka kita ikut menanggung dan menyelesaikan masalahnya tersebut. Contoh mudah nya, ketika teman kita sedang tertimpa musibah dan dalam kondisi kekurangan, maka kita menanggung biaya nya tersebut, membantu dalam hal apapun yang baik dirasa perlu sebagai sahabat.
5. Itsar (Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri) : ini adalah tingkatan tertinggi dalam ukhuwah. Tingkatan iman nya para sahabat rasulallah dahulu. Banyak hadist yang menunjukkan itsar ini. Seperti ketika dalam suatu perang, salah seorang sahabat sangat kehausan. Kebetulan ia hanya tinggal mempunyai 1 kali jatah air untuk minum. Saat akan meminum nya, terdengar rintihan sahabat lain yang kehausan. Maka air tersebut ia berikan kepada sahabat yg kehausan itu. Saat mau meminumnya terdengar sahabat lain lagi yang merintih kehausan. Kemudian ia berikan air tersebut kepada sahabat itu. Begitu seterusnya sampai air tersebut kembali kepada si pemilik air pertama tadi. Akhirnya semua syahid.
Tidak beriman seseorang diantaramu hingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri (HR. Bukhari-Muslim).
Betapa indah ukhuwah islamiyah yang diajarkan Alloh dan rosul-Nya. Bila umat islam melakukannya, tentunya terasa lebih manis rasa iman di hati dan terasa indah hidup dalam kebersamaan. Mari kita mulai dari diri kita, keluarga, masyarakat dekat untuk menjalin persaudaraan islam ini.
Mari sama-sama deklarasikan dalam hati kita untuk para sahabat kita :
"saya mencintaimu wahai sahabat dengan segala kekurangan dan kelebihanmu karena Allah SWT, dan akan mendukungmu menjadi lebih baik, bersama-sama membuat dunia ini lebih baik dengan saling menjaga dalam kebaikan, semoga Allah meridhoi persahabatan kita...amiin"
Majelis Taklim Ahad pagi M. Al-Fajri tanggal 20 Desember 2020 sangat berbeda, karena :
1. Dibuka oleh mas Nur Wahid jelas suasana baru dunk.. biargak bosen laah masak kang takmir terus yang membuka majelis taklim keren ini. 😅😇
2. Pematerinya adalah Ust. Sukiman ( Muslih Muhyadi) dimana beliau adalah manthan Takmir sebelumny di M. Al-Fajri.
3. Ada acara pentansyarufan Ziswaf dari BMT Insan Mulia Serut, yaitu pembagian sembako untuk fakir miskin , beasiswa anak Yatim/ Piatu 😍🥰🤩😇
Waaaaow keren atau keren banget niiieh.. 🥳😎🎉🎉🎉 semoga tahun depan bisa meluaskan manfaat, lebih banyak lagi menerima manfaat yang bisa kita bantu...
Jangan lupa bayar Zakatnya di BMT Insan Mulia ya.. kami siap jemput dirumah.. OK 👌
Lanjutnya.. setelah dibuka mas. NUR W dengan Dua Kalimat Syahadat dan Umul Kitab (Al-Fatihah). Dilanjutkan Tausyiyah Oleh Ust. Sukiman beliau menyampaikan ;
Bahwa Orang Islam adalah Umat Terbaik, kemudian dalam recana Terbaik karena sebaik- baik tipu daya atau sebaik - baik rencana Asalah Rencana Allah SWT.
Jadi kalau umat islam sampai kalah atau gagal berarti ada yang salah dalam proses atau ikhtiar umat ini.
"Bagaimana sholat lima waktunya, semua jama'ah sudah melaksanakan sholat lima waktu ya?? " Tanya beliau kepada Jama'ah.
Kalau sudah, tepat waktu belum?? Yang bapak² sholatnya berjama'ah di masjid atau tidak??
Bagaimana wudhunya jama'ah semua sudah benar atau belum?? Dan seterusnya..
Beliau menyampaikan tausyiyah dengan metode tanya jawab, dan menjalin interaksi dengan jama'ah secara langsung.. Alhamdulillah jama'ah antusian dan jadi tidak ngantuk.. 😅😅🤣
Setelah tausyiyah selesai dilanjutkan acara lain - lain yaitu simbolis penyerahan Sembako dan Beasiswa bagi fakir miskin dan anak² yatim / piatu oleh Wawan Triyanto dan Ust. Sukiman.
Kemudian dilanjutkan dengan penutup.
Alhamdulillah majelis Taklim Ahad pagi di M. Al-Fajri sudah 5 tahun lebih membersamai jama'ah menjadi sumber ilmu umat islam agar masyarakat menjadi Masyarakat yang islami dan mulia di dunia juga diakhirat kelak.
Semoga majelis ini bermanfaat dan diberkahi Allah SWT. Amiiin... 🤲🙏🙏
Hari Ahad, 13 Desember 2020 diantara sinar cerah mentari pagi nan Indah.. ("Sungguh Allah itu Indah, dan mencintai keindahan").
Alhamdulillah cuaca yang cerah setelah beberapa hari hujan berturut- turut tanpa henti siank dan malam, Majelis Taklim Ahad Pagi di M. Al-Fajri hadir kembali bersama Ust. Yusuf Murdani dari Jatinom Klaten, beliau Adalah Pemateri paling Jauh di M. Al-Fajri dari awal mulai majelis taklim ahad pagi, Allah mempertemukan Beliau dengan Jama'ah Al-Fajri kemudian muncul progran koperasi masjid BMT Insan Mulia dan beliau sekaligus menjadi Pengawas Syari'ah di BMT.
Pada kesempatan kali ini Ahad, 13 Desember 2020 beliau menyampaikan materi yang Luar biasa Yaitu Hak Milik Dalam Hukum Islam, dimana Hak Milik suatu daerah / negara harusnya dimiliki Oleh Rakyat dan dikelola Oleh Negara. Tetapi saat ini banyak sekali hak hak Umum kemudian dikuasai oleh perseorangan atau perusahaan tertentu. Sehingga Rakyat tidak bisa menikmati Hasilnya.
Sebagai contoh :
AIR , dimana air ini harusnya menjadi milik umum siapa saja berhak atasnya.. akan terapi sekarang sumber² mata air dikuasai oleh perusahaan sehingga Rakyat harus membeli untuk bisa minum dan kebutuhan lainya..
Kalau di desa² mungkin masih dikelola bersama dan hasilnya kembali kepada rakyat, atau untuk kesejahteraan atau pembangunan desa dan fasilitas umum, tetapi di kota² besar sebagian sudah dikuasi oleh investor² peorangan dan rakyat harus membeli hak milik seperti ini yang akan menghancurkan sebuah negeri perlahan².
Walau kelihatanya pembangunan begitu bagus dan mengagumkan tetapi itu semua bukan milik umum, bukan milik negara bukan milik Rakyat. Tetapi telah dikuasai oleh perseorangan.
Contoh lain jalan Tool, negara hanya memiliki hak sangat sedikit rakyat harus membayar, dan hasilnya untuk perseorangan atau perusahaan tertentu.
Dan masih banyak lagi sumber daya Alam di negara ini yang telah menjadi hak milik perseorangan atau perusahaan.
Rakyat secara tidak sadar telah kehilangan haknya..
Demikian materi hak milik dan kondisi bangsa ini saat ini. Semoga bermanfaat dan semakin banyak jama'ah yang Kaya Raya dan sukses sehingga bisa memiliki aset untuk kemakmuran umat.
Ahad, 6 Desember 2020 Relawan Inspirasi menyelengarakan Majelis Taklim Ahad Pagi di M. Al-Fajri di desa Serut kab. Gunungkidul.
Seperti biasa Majelis taklim dimukai pukul 07.00 wib dibuka oleh Relawan Inspirasi Wawan Triyanto, dimulai dengan membaca doa.
Kemudian Tausyiyah disampaikan oleh Ust. Taryono , Alhamdulillah beliau selalu istiqomah memberikan motivasi dan menginspirasi para jama'ah untuk tetap istiqomah memakmurkan masjid.
Beliau juga menghimbau agar dalam masa pesta demokrasi ini, jama'ah benar - benar menggunakan hak suaranya dengan baik, jangan sampai salah pilih pemimpin dan jangan golput.
Setelah Kajian selesai ditutup dengan berdo'a bersama sebagai penutup akhir tahun dan akan menyambut tahun yang akan datang.
Berkumpul bersama keluarga di surga menjadi dambaan setiap insan. Tidak terkecuali kita. Tapi taukah teman-teman, ternyata sahabat bisnis atau mitra bisnis kita juga bisa menjadi wasilah berkumpulnya kita di surga. Kok bisa?
Ya bisa ketika bisnis yang kita jalankan bisa menjadi penjaga bagi kita. Ketika didalam bisnis tersebut berkumpul orang-orang beriman dan shaleh. Mungkin kitanya belum shaleh-shaleh banget, tapi ketika kita dikumpulkan dengan orang-orang beriman dan shaleh, mereka nanti akan memberikan syafa'at pada hari kiamat.
Imam Al-Hasan Al-Basri _rahimahullah_ berpesan ”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
_Alhamdulillah_ di BP ini kita berkumpul dengan orang-orang baik, beriman, dan shaleh-shaleh. Ini adalah kenikmatan yang sangat agung yang wajib kita syukuri. Inilah alasan kenapa bisnis BP ini menjadi bisnis penjaga bagi kita. Ya dengan berkumpul dengan orang-orang shaleh, kita jadi terjaga dari melakukan keburukan-keburukan, kemaksiatan. Karena diantara kita saling menasihati. Kalau sudah punya mitra dan sahabat yang seperti ini, peganglah erat-erat, gandeng terus mereka.
Umar bin Khattab _Radhiallahu 'anhu_ berkata:
“Tidaklah seseorang diberikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang saleh. Apabila engkau dapati salah seorang sahabat yang saleh maka pegang lah erat-erat.” [Quutul Qulub 2/17]
Kita berada di bisnis ini saling menasihati, saling mencintai karena Allah. Allah sudah kumpulkan kita di dunia ini dengan segenap kebaikan. Semoga Allah kumpulkan kita kelak di Jannah-Nya.
Terakhir, ingatlah pesan Nabi kita yang Mulia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, no. 6170; Muslim, no. 2640).
Sekian pengingat dari saya untuk diri saya sendiri dan sahabat semuanya.
Semoga bermanfaat.
Sahabatmu yang butuh digandeng terus sampai Jannah.
Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) Menjadi momok bagi anak - anak Sekolah saat ini, anak - anak sudah mulai bosan dan jenuh. Bahkan ketika ngaji TPA di Masjid Mereka mengeluh dengan tugas - tugas sekolah yang sulit, Pada Saat itulah TPA Al-Fajri menjadi jalan dan Solusi dari berbagai kejenuhan dan masalah pendidikan anak - anak pada masa pandemik covid.19 pada saat ini.
Karena disamping TPA belajar Ngaji membaca Al-Qur'an yang diampu Oleh Ustadzah Ika Sri Harjiyanti, di TPA juga menfasilitasi para santri untuk belajar materi sekolah dan konsultasi tugas - tugas sekolah.
Kami Menjadwalkan 2 hari khusus untuk para Santri Belajar dan Konsultasi Tugas Sekolah, sehingga tidak hanya mengaji saja tetapi TPA Al-Fajri sudah seperti Bimbingan Belajar untuk membantu kesulitan belajar yang dialami Oleh para Santri.
Bimbel Al-Fajri ini diampu Oleh Ustadzah Warsiti , yang segala kesabaranya membantu belajar santri dari tingkat PAUD sampe dengan kelas VI SD dengan dibantu kakak - kakak Pembimbing setingkat diatasnya. seperti SMP dan SMK/SMA, Untuk Para Pembimbing melakukan belajar kelompok jika mengalami kesulitan dan belajarnya.
Untuk menjaga semangat para Santri dalam belajar dan Mengaji Al-Qur'an pada hari Senin, 30 November 2020 Santri TPA Al-Fajri Melaksanakan refresing tipis - tipis. Yaitu Permainan / Outbond Ringan di halaman Masjid Al-Fajri Ngroto, Padukuhan Nglengkong RT.28 / RW.06 Kelurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kab. Gunungkidul.
Alhamdulillah dengan acara tersebut bisa kita dapatkan Senyum Ceria dan Tawa Bahagia dari Para Santri, mereka sungguh antusias dalam mengikuti segala rangkaian acara tersebut.
Semoga pandemik ini segera berakhir dan kita semua bisa berkumpulkan kembali dengan bahagia bebas dengan siapa saja .
Pagi ini terasa sangat berbeda, kenapa?? Jama'ah Ikwan hampir 1 shof penuh..
Biasanya hanya berdua, bertiga ato berempat saja dengan Ustad / Pemateri. Tetapi Hari ini sangat special, menurut mimin seeh.. orang lain mungkin beda.😁😁
Okre kita mulai, Cekidoot..
Hari ini, Ahad, 15 November 2020 Jam 07.00 tepat seorang Moderator Yaitu mimin sendiri, membuka Majelis Taklim Ahad Pagi di M. Al-Fajri dipadukuhan Nglengkong, Kelurahan Serut, Kapanewon Gedangsari Kab. GK . Setelah dibuka dengan berdo'a Yaitu Membaca Takawuts, Basmallah, dua Kalimat Syahadat dan Umul Kitab (Al-Fatihah).
Setelah dibuka, selanjutnya acara inti yaitu Tausyiyah Oleh Ust. Muslih Muhyadi (Sakiman) sesuai dengan flayer yang dibuat Oleh mas. NUR W (Trims mas. NURR)
Dipublick Oleh beberapa tentara Allah yang senantiasa berbaik hati berdonasi publikasi
Yuks lanjut ke Materi Inti, (Ringkasan aj ye.. 😊).
Beliau menyampaikan salam, silawat dan intinya dimulai dengan cerita dijaman para Nabi, dimana Sang Raja Namrut dengan kesombonganya akan menghancurkan Ka'bah kaum Muslimin, dengan mengirimkan pasukan Gajahnya yang kuat dan garang2. Bisa kita bayangkan bagaimana kalau rumah kita dijongkel oleh gajah, bisa langsung ambruk kan, Begitu juga Ka'bah pada saat itu juga bangunannya rapuh.
Kaum muslimin pada saat itu, yang belum memiliki pasukan atau kekuatan apapun hanya bisa berdo'a kepada Allah. Karena sejata terbaik bagi setiap muslim adalah do'a.
Kaum muslimin saat itu menyerahkan perlindungan Ka'bah kepada Allah yang maha Kuasa, dan apa yang terjadi setelah Allah yang menjaga dan melindungi.
Ketika sang Raja Namruds dengan kesombonganya beserta Pasukan Gajahnya datang mendekati Ka'bah, Allah SWT mengutus Burung Ababil yang banyak dan membawa batu api Neraka, kemudian burung-burung itu menjatuhkan batu yang mereka bawa kepada Raja Namruds dan Pasukan Gajahnya, dengan terkena batu yang panasnya sepanas api neraka Raja Namruds dan Pasukan Gajahnya berjatuhan dan mati ibarat seperti daun - daun kering yang berjatuhan, dan karena peristiwa itulah tahun itu disebut tahun Gajah, tepat pada saat Rasulullah Muhammad SAW dilahirkan.
Jadi bapak Ibu jama'ah sekalian bisa kita simpulkan dari kisah tersebut, bahwa Allah lah yang Maha Kuasa, kekuasaan Allah meliputi langit dan Bumi.
Jangan pernah sombong dengan apa yang kita miliki karena semua itu akan kembali kepada Allah, dan kita akan dimintai pertanggung jawaban dari apa yang kita miliki, dari mana harta kita, digunakan untuk apa????
Wallahu alam bishowaf..
Demikian rangkuman singkat kajian Ahad pagi kali ini. Semoga bermanfaat, jangan lupa kasih koment yang positif dan membangun untuk kesejahteraan umat.
Banyak kekurangan mohon maaf, sampai jumpa di Majelis Taklim yang akan datang.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Oy lupa ini dokumentasi AhadPagi monggo diabsen kalaukamu gak ada besok berangkat ya....😁😁😁😋😋
Ahad, 8 November 2020 Di M. Al-Fajri dilaksanakan kegiatan Rutin Talabul Ilmi, yaitu Majelis Taklim Ahad Pagi yang diinisiasi dan disuport penuh oleh Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi.
Pada kesempatan kali ini bersama Ust. Taryono dari padukuhan dawung desa Serut, beliau adalah penyuluh agama di kapanewon Gedangsari Gunungkidul.
Kajian ahad pagi kali ini dibuka oleh mas Nur Wahid, kemudian inti kajian oleh Ust. TARYONO membahas tentang meneladani Nabi, dimulai dengan yang paling kecil yaitu membaca Basmallah disetiap memulai aktifitas baik ibu ibadah maupun bekerja , makan dan minum dengan tangan kanan. Dll.. Naah do'a yang ada dijudul adalah do'a ketika kita lupa membaca Basmallah diawal kegiatan kita baik itu makan, minum atau kegiatan lainya.. Ayuks.. diamalkan ya.. !!!
Ahamdulillah jama'ah selalu antusias mengikuti kajian ahad pagi. Berikut ini dokumentasi pelaksaan Majelis Taklim Ahad Pagi di M. Al-Fajri.
[14:13, 10/21/2020] MO Luqman: Sekarang kita akan lanjut dulu yaa ke Bidadari ke 2 ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:13, 10/21/2020] MO Luqman: Nah Bidadari ke 2 ini tidak lain adalah pasangan kita.
[14:15, 10/21/2020] MO Luqman: Yang masih jomblo mohon maaf yaa hehe 🤭
[14:16, 10/21/2020] MO Luqman: Semoga disegerakan jodohnya 🤩🤩🤩
[14:16, 10/21/2020] MO Luqman: Menikah itu berkolerasi positif dengan rezeki.
[14:16, 10/21/2020] MO Luqman: Firman Allah: "Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. an-Nur: 32)
[14:16, 10/21/2020] +62 812-8678-187: Aamin
[14:16, 10/21/2020] MO Luqman: Allah menegaskan dalam firmannya di atas, Dia berjanji akan memberikan karunia-Nya. Ini yang perlu kita yakini dengan sebenar-benar keyakinan.
[14:17, 10/21/2020] MO Luqman: Begitupun dengan Rasulullah. Dalam sebuah sabdanya, Nabi memperkuat firman Allah di atas.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah:
1. Orang yang berjihad di jalan Allah,
2. Orang yang menikah demi menjaga kesucian dirinya,
3. Budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.”
(HR. An-Nasa’i, no. 3218; Tirmidzi, no. 1655; Ibnu Majah, no. 2518. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
[14:17, 10/21/2020] MO Luqman: Jadi kami sepakat di MM bahwa Program Sepasang Bidadari ini adalah program unggulan kita.
Luangkan setiap hari minimal banget 15 menit untuk khusus mendoakan orang tua kita dan pasangan kita.
[14:17, 10/21/2020] MO Luqman: Jadi 15 menit orang tua.
15 menit pasangan kita.
Doakan dengan penuh cinta, tanpa perasaan dengki, dendam dan dongkol sekalipun.
[14:18, 10/21/2020] MO Luqman: Seperti apapun pasangan kita sekarang, selalu do'akan yang terbaik untuknya.
Sip?
[14:18, 10/21/2020] MO Luqman: Lanjut ke program berikutnya ya 🤩🤩
[14:19, 10/21/2020] MO Luqman: 2. PROGRAM SJM
[14:19, 10/21/2020] MO Luqman: Adalah Sedekah Jum'at Mulia MM
[14:19, 10/21/2020] MO Luqman: Ibnu Qayyim berkata, “Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadan dibandingkan sedekah di bulan – bulan selainnya.”
[14:20, 10/21/2020] MO Luqman: Adapun prestasi yang sudah dicapai dari SJM, yaitu:
[14:20, 10/21/2020] MO Luqman: - Membantu mitra-mitra yang memang membutuhkan dana bantuan.
Contoh untuk kebutuhan medis yang memerlukan biaya besar.
[14:20, 10/21/2020] MO Luqman: - Takziah untuk mitra-mitra yang keluarganya meninggal.
Berlaku untuk Orang tua Pasangan dan anak
[14:21, 10/21/2020] MO Luqman: -Telah berhasil membangun 3 Sekolah Tepian untuk Negeri yang pertama di MM bersama ACT yaitu di Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta dan Tasikmalaya
[14:21, 10/21/2020] MO Luqman: Alhamdulillah sedang proses sekolah tepian 4 di Ngaliyan, Semarang...
[14:28, 10/21/2020] MO Luqman: - Rutin mengirimkan hewan kurban ke beberapa daerah setiap Idul Adha (2017 ada 7 ekor sapi, 2018 ada 8 sapi, 2019 ada 20 sapi).
[14:30, 10/21/2020] MO Luqman: - Memberi dan menyebarkan >3000 nasi box ke berbagai daerah.
3. PROGRAM MAMASE
[14:34, 10/21/2020] MO Luqman: Adalah program Masakan Mama Sehat untuk para Muslimah ✊🏻✊🏻
[14:35, 10/21/2020] MO Luqman: Yang baiknya nih masak sendiri di rumah ya...
Kita bisa kontrol kebersihan dan kesehatannya 🤩🤩🤩
4. PROGRAM MCB
[14:35, 10/21/2020] MO Luqman: Adalah MM Cinta Bumi.
[14:35, 10/21/2020] MO Luqman: Dimulai dari diri sendiri, ketika datang ke setiap kopdar, seminar usahakan untuk membawa tumbler dan ketika makan yang ada bungkusnya, tidak buang sembarangan bekas bungkusnya.
5. PROGRAM GO GREEN DAN GO ISTANA
[14:35, 10/21/2020] MO Luqman: Adalah program menabung komunitas MM ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:36, 10/21/2020] MO Luqman: Go green yaitu menabung dengan uang pecahan 20 ribu.
Jadi ketila mendapat uang pecahan 20 ribuan, jangan dipakai belanja apapun, tapi disimpan.
Misal, bisa untuk upgrade alat perang (Handphone, laptop) bisa dengan program go green ini.
[14:36, 10/21/2020] MO Luqman: Go istana yaitu hanya boleh ada pecahan 50 ribu dan 100 ribu an di dompet kita.
Jadi kalo kita kemana-mana mau beli-beli apa yang agak kurang penting, lebih pikir-pikir lagi...
Karena harus mecah uangnya. ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:37, 10/21/2020] MO Luqman: Ada yang pernah ngerasa sayang ga mau pakai uang 50rban dan 100rban?
6. PROGRAM UMROH BERJAMAAH
[14:37, 10/21/2020] MO Luqman: Adalah upaya MM untuk menjadikan impian team menjadi kenyataan ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:37, 10/21/2020] MO Luqman: Umrah berjamaah MM Batch 1
Sekitar 10 orang , Umrah Berjamaah MM Batch 2 23 orang
[14:43, 10/21/2020] MO Luqman: Ada sekitar 90 orang yang harusnya sudah berangkat Umrah+Turki, namun Qodarullah Allah belum izinkan dengan hadirnya pandemi ini.
[14:43, 10/21/2020] MO Luqman: Semoga pandemi segera berakhir, dan ibadah haji dan umrah dari Indonesia bisa dilaksanakan.
Sekarang juga sudah ada >200 orang yang mendaftar Umrah + Mesir 😭
[14:44, 10/21/2020] MO Luqman: 7. PROGRAM REMIND DHUHA
[14:45, 10/21/2020] MO Luqman: Sama-sama saling mengingatkan untuk melaksanakan sholat dhuha.
Dengan cara setor laporan di grup masing-masing jika sudah melaksanakan sholat dhuha dan
disertai dengan doa.
[14:45, 10/21/2020] MO Luqman: Alhamdulillah RD sudah
Saya yakin untung dan beruntung
Aamiin
[14:45, 10/21/2020] MO Luqman: Kami percaya bahwa shalat dhuha memiliki rahasia yang menakjubkan dengan bertaburkan keutamaan.
Di antara keutamaannya itu adalah
[14:46, 10/21/2020] MO Luqman: Pertama, sebagai pengganti sedekah anggota badan. Manusia
memiliki 360 sendi, yang setiap sendinya hendaknya dikeluarkan sedekah pada setiap harinya.
Tentu, hal ini merupakan pekerjaan yang sangat sulit untuk dilaksanakan. Akan tetapi, Rasulullah SAW menawarkan solusi praktis untuk mengatasi itu semua, yaitu dengan menggantinya dua
rakaat shalat dhuha.
[14:46, 10/21/2020] MO Luqman: Rasulullah SAW bersabda, "Setiap sendi tubuh setiap orang di antara kamu harus disedekahi pada
setiap harinya. Mengucapkan satu kali tasbih (Subhanallah) sama dengan satu sedekah, satu kali
tahmid (Alhamdulillah) sama dengan satu sedekah, satu kali tahlil (La ilaha illallah) sama dengan satu sedekah, satu kali takbir (Allahu Akbar) sama dengan satu sedekah.
[14:47, 10/21/2020] MO Luqman: Kedua, dibangunkan istana dari emas. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa shalat dhuha 12
rakaat, maka Allah SWT akan membangunkan baginya istana dari emas di surga." (HR Ibnu Majah).
dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR Ibnu Majah).
Dalam hadis yang lain, "Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh kemudian ia duduk dan tidak mengucapkan perkataan yang sia-sia, melainkan berzikir pada Allah SWT hingga menunaikan
shalat dhuha empat rakaat, maka dosa-dosanya akan terhapus bersih seperti anak yang baru dilahirkan oleh ibunya, ia tidak punya dosa." (HR Abu Ya'la).
[14:47, 10/21/2020] MO Luqman: Keempat, dicukupi kebutuhan hidupnya. Dalam hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, "Wahai anak
Adam, rukuklah (shalatlah) karena Aku pada awal siang (shalat dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)-mu sampai sore hari." (HR Tirmidzi).
[14:47, 10/21/2020] MO Luqman: Kelima, mendapat pahala setara ibadah haji dan umrah. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa
yang shalat Subuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit
kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan shalat dhuha dua rakaat, maka baginya seperti
pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya." (HR Tirmidzi).
[14:48, 10/21/2020] MO Luqman: Keenam, masuk surga melalui pintu dhuha. Sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya di surga kelak
terdapat pintu yang bernama adh-Dhuha, dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan,
di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah
kalian dengan rahmat Allah SWT." (HR Thabrani).
[14:48, 10/21/2020] MO Luqman: Kami sepakat di MM untuk istiqomah melaksanakan sholat dhuha 12 raka'at.
[14:48, 10/21/2020] MO Luqman: Nah buat teman-teman yang belum terbiasa, boleh berprogres kok ✊🏻✊🏻
[14:48, 10/21/2020] MO Luqman: Misal
Minggu pertama 2 rakaat
Minggu kedua tambah 2 rakaat lagi jadi 4 rakaat
Begitu seterusnya setiap minggunya bertambah.
InsyaAllah Allah mudahkan ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:48, 10/21/2020] MO Luqman: PROGRAM RIYADOH
Melakukan ibadah secara istiqomah atau berturut-turut setiap hari dan selama 40 hari
- Sholat tahajud 2 rakaat
-Membaca surat Al Fatihah
Ar Rahman
Al Waqiah
Al Mulk
-Dzikir pagi dan petang
-Puasa sunah
-Sholat Rawatib
2 rakaat sebelum subuh
4 rakaat sebelum dan sesudah dhuhur
4 rakaat sebelum ashar
2 rakaat sebelum dan sesudah maghrib
2 rakaat sebelum dan sesudah isya
[14:49, 10/21/2020] MO Luqman: 9. PROGRAM CGA
Bagaimana lebih dekat dengan-Nya
CGA , Cegat Adzan
Maksimal banget 5 menit sebelum adzan kita sudah ambil air wudhu, bersiap untuk mendengarkan dan
manjawab adzan dan bersegera sholat tepat waktu.
[14:49, 10/21/2020] MO Luqman: 10. PROGRAM PARENTING WITH LOVE
Tidak sekedar melahirkan anak, namun juga mendidiknya dengan penuh cinta ✊🏻✊🏻✊🏻
[14:49, 10/21/2020] MO Luqman: 11. PROGRAM MARKETING WITH LOVE
Tidak sekedar menjual, namun bagaimana mencintai produk dan bisnis dengan sepenuh hati.
[14:49, 10/21/2020] MO Luqman: 12. PROGRAM WAJIB TILAWAH MM
Minimal banget sehari 1 'ain
[14:50, 10/21/2020] MO Luqman: 13. PROGRAM MM TIME
Malam Mesra Time
Waktunya lebih dekat dengan pasangan.
Tidak boleh pegang hape lagi dan chit chat di grup kalau sudah jam 21.30
[14:50, 10/21/2020] MO Luqman: 14. GUA KEAJAIBAN
Fokus tilawah dari maghrib sampai isya.
[14:50, 10/21/2020] MO Luqman: 15. Program MBA (MM Campus For Business Agent)
Program kelas online khusus level agen.
[14:50, 10/21/2020] MO Luqman: 16. Program LM sedunia
[21/10 12:42] MO Luqman: Yuk melalui wasilah bisnis di komunitas MM kita sama-sama berjuang untuk keluarga dan sahabat ✊🏻
[21/10 12:42] MO Luqman: 2 lagu di atas sengaja kita buatkan agar mitra-mitra MM lebih jelas dengerin lagu-lagu ya 🤩🤩🤩
[21/10 12:42] MO Luqman: Bukan lagi lagu-lagu mellow, alay, yang kemungkinan tidak baik untuk kita.
Karena lagu-lagu yang kurang positif, kemungkinan akan mempengaruhi alam bawah sadar kita, sampai terekam, dan terngiang ngiang.
[21/10 12:43] MO Luqman: Jadi ada baiknya dengerin lagu-lagu yang memang menimbulkan energi positif.
[21/10 12:43] MO Luqman: Selain 2 lagu tersebut...
Di komunitas MM, para mitra nya juga kami kunci dengan program-program komunitas MM.
Agar hidupnya lebih terarah...
[21/10 12:43] MO Luqman: Kita bahas ya program-program yang ada di MM hari ini 🔥🔥🔥
[21/10 12:44] MO Luqman: Di komunitas MM kami mempunyai beberapa program yaitu:
[21/10 12:44] MO Luqman: *1. PROGRAM SEPASANG BIDADARI*
[21/10 12:44] MO Luqman: Siapa Sepasang Bidadari?
[21/10 12:44] MO Luqman: _Bidadari pertama_ Orang tua, baik orang tua kita sendiri maupun orang tua pasangan kita.
_Bidadari kedua_ adalah pasangan kita.
[21/10 12:45] MO Luqman: Kita bahas mulai dari orang tua dulu ya
[21/10 12:45] MO Luqman: Ridho Allah terletak pada Ridhonya orang tua.
[21/10 12:45] MO Luqman: Ketika doa orang tua sudah selaras dengan doa kita, doa kita akan lebih melangit.
[21/10 12:45] MO Luqman: Setiap orang tua akan mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya.
[21/10 12:45] MO Luqman: Ketika impian kita selaras dengan impian orang tua kita, InsyaAllah impian kita jadi lebih _'bersayap'._
[21/10 12:46] MO Luqman: *Melipatgandakan kekuatan doa.*
[21/10 12:46] MO Luqman: Mari kita renungkan sama-sama...
[21/10 12:47] MO Luqman: Orang tua berusaha membahagiakan kita.
Apakah kita berusaha membahagiakan mereka?
[21/10 12:49] MO Luqman: Orang tua membesarkan serta menafkahi kita, tanpa pernah mengeluh. Padahal orang tua kadang serba kekurangan.
[21/10 12:50] MO Luqman: Tapi ketika kita dewasa, malah mengeluh ketika harus membantu dan menafkahi orang tua.
Padahal kehidupan kita serba kecukupan.
[21/10 12:50] MO Luqman: Saat kita berusia 1 tahun, orang tua memandikan dan merawat kita.
Sebagai balasannya, kita malah menangis di tengah malam.
[21/10 12:50] MO Luqman: Saat kita berusia 2 tahun, orang tua mengajari kita berjalan.
Sebagai balasannya, kita malah kabur ketika orang tua memanggil kita.
[21/10 12:50] MO Luqman: Saat kita berusia 3 tahun, orang tua memasakkan makanan kesukaan kita.
Sebagai balasannya, kita malah menumpahkannya.
[21/10 12:50] MO Luqman: Saat kita berusia 4 tahun, orang tua memberi kita pensil berwarna. Sebagai balasannya kita malah
mencoret coret dinding dengan pensil tersebut.
[21/10 12:51] MO Luqman: Saat kita berusia 5 tahun, orang tua membelikan baju yang bagus untuk kita.
Sebagai balasannya kita malah mengotorinya dengan bermain di lumpur.
[21/10 12:51] MO Luqman: Saat kita berusia 10 tahun, orang tua membayar mahal-mahal uang sekolah dan les kita.
Sebagai balasannya, kita malah bermalas-malasan bahkan bolos.
[21/10 12:51] MO Luqman: Saat kita berusia 11 tahun, orang tua mengantarkan kita kemana-mana.
Sebagai balasannya, kita malah tidak mengucapkan salam ketika keluar rumah.
[21/10 12:52] MO Luqman: Saat berusia 12 tahun, orang tua mengizinkan kita menonton bioskop dan acara lain di luar rumah bersama teman teman kita.
Sebagai balasannya kita malah meminta orang tua duduk di barisan lain, terpisah dari kita dan teman-teman kita.
[21/10 12:53] MO Luqman: Saat kita berusia 13 tahun, orang tua membayar biaya kemah, kegiatan liburan kita.
Sebagai balasannya, kita malah tidak memberinya kabar berita ketika berada di luar rumah.
[21/10 12:53] MO Luqman: Saat kita berusia 14 tahun, orang tua pulang kerja dan ingin memeluk kita.
Sebagai balasannya kita malah menolak dan mengeluh, "Papa, Mama, aku sudah besar"
[21/10 12:53] MO Luqman: Saat kita berusia 17 tahun, Orang tua sedang menunggu telepon penting, sementara kita malah asyik menelepon teman-teman kita yang sama sekali tidak penting.
[21/10 12:53] MO Luqman: Saat kita berusia 19 tahun, orang tua membayar biaya kuliah kita dana mengantar kita ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasan, kita malah meminta mereka berhenti jauh-jauh dari gerbang kampus dan menghardik.
"Papa, Mama, aku malu!
Aku kan sudah besar"
[21/10 12:54] MO Luqman: Saat kita berusia 22 tahun, orang tua memeluk kita dengan haru ketika kita diwisuda.
Sebagai balasan, kita malah bertanya kepadanya.
"Papa, mama mana hadiahnya?katanya mau beliin aku hadiah"
[21/10 12:54] MO Luqman: Saat kita berusia 23 tahun, orang tua membelikan kita sebuah barang yang kita idam idamkan.
Sebagai balasan, kita malah mencela "Duh! Kalau beli apa-apa untuk aku, bilang2 dong!
Kan aku ga suka"
[21/10 12:54] MO Luqman: Saat kita berusia 29 tahun, orang tua membantu biaya pernikahan kita.
Sebagai balasan, kita malah pindah ke luar kota, meninggalkan mereka dan menghubungi mereka hanya 1 atau 2 kali setahun.
[21/10 12:55] MO Luqman: Saat kita berusia 30 tahun, orang tua memberi tau kita bagaimana cara merawat bayi.
Sebagai balasannya kita malah berkata.
"Papa, mama zaman sekarang sudah beda. Ga perlu lagi cara seperti itu"
[21/10 12:55] MO Luqman: Saat kita berusia 40 tahun, orang tua sakit2an dan membutuhkan perawatan.
Sebagai balasan, kita malah beralasan, "Pama, Mama aku sudah berkeluarga.
Aku punya tanggung jawab terhadap keluargaku."
[21/10 12:55] MO Luqman: Dan entah kata-kata apalagi yang pernah kita ucapkan kepada orang tua kita..
[21/10 12:56] MO Luqman: Bukan mustahil, itu yang menyumbat rezeki dan kebahagiaan kita selama ini.
[21/10 12:56] MO Luqman: Jadi mulai saat ini yuk muliakan orang tua kita.
Terutama ibu kita.
Karena dari seorang ibu kita terlahir.
Sejak dalam rahim ibu kita sudah diberikan rasa cinta tulus.
Sudah saatnya kita sekarang yang balas rasa cinta itu.
[21/10 12:56] MO Luqman: Karena berapapun uang yang kita keluarkan untuk orang tua kita tidak akan pernah bisa menggantikan
semua pengorbanan yang sudah mereka lakukan selama ini.
[21/10 12:57] MO Luqman: Segera memohon ampun sama orang tua kita.
Kalau perlu cuci kaki ibu kita.
Dan bersujudlah meminta maaf atas kesalahan kesalahan kita selama ini.
Lakukan sesegera mungkin yang kita bisa.
[21/10 12:57] MO Luqman: Terus bagaimana jika kita sekarang ga bareng orang tua kak?
Terpaut jarak dll.
[21/10 12:57] MO Luqman: Segera telpon orang tua kita terlebih dahulu. Dan minta maaflah.
[21/10 12:58] MO Luqman: Dan buat jadwal untuk menemuinya segera.
[21/10 12:58] MO Luqman: Cara berbakti jika orang tua sudah meninggal adalah dengan memastikan kita sebagai anaknya melakukan kebaikan dan berdoa kepada Allah.
[21/10 12:58] MO Luqman: Kebaikan-kebaikan yang kita lakukan wasilahnya untuk beliau.
Yang orang tuanya beda keyakinan sama kita, ada juga?